Sampo Justru Bisa Merusak Rambut, Benarkah? | Breaktime
Sampo Justru Bisa Merusak Rambut, Benarkah?
08.08.2017

B’timers seberapa sering, nih, mencuci rambut? Nah, omong-omong soal mencuci rambut, Anda mungkin punya kebiasaan sendiri, ya. Bisa jadi beda jenis sampo yang dipakai keramas, lalu barangkali soal keramas pakai air dingin atau hangat. Tapi, kembali lagi, nih, kita bahas tentang sering atau tidaknya Anda keramas.

Breaktime yakin, nih, pasti ladies sudah sering baca di internet atau dengar dari keluarga, teman dan kenalan, soal kebiasaan keramas yang baik. Ada yang bilang keramas itu sebaiknya sering dilakukan, karena bisa bikin rambut halus dengan sendirinya, jadi cuma pakai sisir jari. Tapi, ada juga yang bilang kalau terlalu sering keramas justru akan membuat rambut mudah rusak.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tips Rambut Tetap Cantik Tanpa Keramas

Ada lagi, yang terbiasa sering keramas, bahkan mungkin setiap hari, dan rasanya tidak enak, seperti rambut berasa kotor kalau tak keramas. Mungkin, Anda termasuk yang seperti ini? Begini, sampo itu memang dibutuhkan untuk mencuci dan merawat rambut. Namun, sebenarnya pada sampo banyak terkandung bahan kimia yang juga bisa merusak kulit kepala.

Iya, sampo bisa membuat kulit kepala kering karena menghilangkan kandungan minyak alami rambut, tapi dengan catatan, bila Anda terlalu sering keramas. Jadi, itu malah bisa bikin rambut mengembang, rusak dan bahkan rapuh. Ups. Eh, tapi, kalau rambut dibiarkan tidak dikeramasi terlalu lama, bisa juga jadi lepek dan berminyak. Lalu bagaimana?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mau Kosmetik Ini? Siapkan Budget Ratusan Juta!

Jadi, untuk menjawab kontroversi cuci rambut tersebut, Breaktime mau menjelaskan seputar hack tentang keramas. Pernah tidak, ladies mendengar tentang “pura-pura keramas”? First time to know? Sesungguhnya, kalau di kalangan pria, ini bukan hal yang asing. Betul, jadi beberapa pria kadang suka membasahi rambutnya saat mandi, tapi tanpa memakai sampo seperti ketika keramas.

Sampo Justru Bisa Merusak Rambut, Benarkah? | Breaktime
Keramas pakai sampo jangan setiap hari

Seperti dilansir dari Cosmopolitan, dan diungkapkan oleh seorang hair stylist dari New York bernama Clayton Hawkins, semakin kita berkeringat, pasti akan makin mudah rambut kita ikut berminyak. Karena itulah, semakin sering kita harus cuci rambut. Nah, disarankan oleh Hawkins, kita cukup mencucinya saja, tanpa sampo. Jadi, pertama-tama kita membasahi seluruh rambut.

Lalu, pijat lembut kulit kepala Anda dengan ujung jari pelan-pelan, kemudian bilas kembali dengan air. Karena sampo yang bisa bikin rambut lebih cepat rusak, makanya sah-sah banget “keramas pura-pura” ini.  Rambut tetap terasa segar, karena keringat yang menempel di kulit kepala bisa terbasuh sampai bersih. Namun, memang tidak seluruh minyak di kulit kepala bisa ikut bersih, but it’s okay.

Nah, omong-omong soal kulit kepala berminyak, sebenarnya ladies tidak perlu terlalu khawatir soal ini. Karena, minyak itu bukan musuh utama rambut Anda, kok. Sekarang coba ingat-ingat lagi, kalau Anda mencari produk perawatan rambut, seperti sampo dan kondisioner, hampir pasti Anda beli yang bisa melembabkan rambut, dan menjaga kelembutan rambut, iya, kan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rambut Anti Bau Untuk Yang Berhijab!

Jadi, kalau samponya yang mengandung formula untuk menghilangkan minyak di kepala, itu justru tidak baik, kan, karena bisa bikin kulit kepala semakin kering. Yang artinya, ladies, kalau terlalu sering keramas, malah sebaiknya itu jangan dilakukan. So, idealnya, Anda sebaiknya keramas dengan jeda waktu kurang lebih 2-3 hari sekali.

Memang benar Anda perlu merawat rambut, namun untuk keramas terlalu sering, no no. Keramaslah “pura-pura” saja ketika ingin rambut terasa lebih segar dan lembab, supaya rambut tidak mudah kering dan rusak. Take a good care of your hair, B’timers. (md)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE