Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Di Givenchy
03.03.2017

Beberapa pekan lalu di awal bulan Februari 2017, eksistensi dunia fashion dikejutkan oleh salah satu orang yang berpengaruh di balik sebuah brand besar. Yap, Riccardo Tisci akhirnya mengumumkan bahwa dirinya telah resmi meninggalkan Givenchy. Tisci telah memegang kendali di Givenchy sejak tahun 2005. Tisci yang merupakan seorang desainer Italia ini mengungkapkan bahwa dirinya sangat mencintai ketika membuat makeup dan hairstyle yang fantastis.

Tisci tak sendirian, ia bekerja sama dengan makeup artist, Pat McGrath dan seorang hairstylist, Luigi Murenu dan Guido Palau. Mereka berempat berhasil mewujudkan visi keindahan spektakuler di landasan pacu. Tak sedikit karya Tisci yang memukau para penggemar Givenchy.

Breaktime pun berhasil merangkum beberapa beauty look spektakuler yang dibuat oleh Tisci. Di berbagai pagelaran fashion, hasil karyanya begitu dihargai karena berhasil menghiasi atau bahkan mendominasi catwalk.

Baca juga : CONTEK SAJA BEAUTY LOOK TERBAIK DI OSCAR 2017!

Dalam setiap pagelaran, Tisci selalu berani mengangkat sebuah cerita melalui beauty look yang ia tunjukkan. Salah satunya adalah ketika seorang model didandani dengan hairstyle yang unik dan ikonik. Ditambah dengan warna rambut yang dicat pink kemudian dikombinasikan dengan warna makeup yang senada. It’s so theatrical.

Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Teatrical look by Riccardo Tisci

Tisci juga sempat memamerkan hasil karyanya yang terbilang sangat artsy dan penuh gemerlap. Gliter-gliter berwarna biru terlihat memenuhi setiap wajah para model Givenchy. Tisci membuat shading pada wajah model dengan menggunakan taburan gliter, sampai olesan lipstiknya pun juga menggunakan gliter. Beauty look yang spektakuler karya Tisci ini disempurnakan dengan jaring-jaring di bagian mata.

Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Beauty look spektakuler karya Tisci

Dalam Givenchy Fall 2015 runway show, panggung fashion show Paris dikejutkan dengan gebrakan baru yang dilakukan oleh Tisci dan Pat McGrath. Dua orang besar di balik layar Givenchy ini membuat sebuah karya fantastis berupa face jewelry yang bertajuk “Chola Victoria”. Membutuhkan waktu sekitar 6 jam untuk menampilkan beauty look menakjubkan ini. Hairstyle juga disesuaikan dengan tema yang diangkat oleh Givenchy.

Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Chola Victoria karya Pat McGrath dan Tisci

Berbeda dengan Spring 2015 runway show yang memang lebih simple. Tisci melakukan bleach pada bagian alis. Kemudian memberikan sentuhan artistik dengan melukis kelopak mata para model menggunakan eyeliner berwarna coklat. Memanjang dengan sempurna dari ujung mata satu ke ujung mata lainnya. Sedangkan Luigi Murenu hanya membiarkan helaian rambut para model menjuntai alami.

Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Bermain dengan mata dan alis

Baca juga : MENGUNGKAP RAHASIA KECANTIKAN DIAN SASTRO!

Pada akhirnya, Tisci kembali menampilkan sesuatu yang mencengangkan mata para penikmat fashion. Tepat dalam landasan pacu Givenchy Spring 2016, Tisci hadir dengan karyanya menggunakan benda-benda yang direkatkan pada wajah. Bukan lagi gliter yang jadi pilihannya, melainkan mutiara, manik-manik, hingga batu-batuan. Pagelaran Givenchy Spring 2016 benar-benar sarat akan nilai estetika tinggi.

Riccardo Tisci Sukses Buat Masterpiece Givenchy | Breaktime
Givenchy Spring 2016

Namun sayangnya, Givenchy tak lagi jadi rumah untuk Riccardo Tisci. Tak ada yang bisa mencegahnya untuk bertahan. 12 tahun karirnya di sana sudah lebih dari cukup memberikan hal-hal baru dan selalu menggebrak panggung runway. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE