Bukan Rambut, Bagian Tubuh Ini Juga Dibleaching! | Breaktime
Bukan Rambut, Bagian Tubuh Ini Juga Dibleaching!
10.08.2017

Bleaching adalah teknik melunturkan pigmen warna alami pada rambut. Itu yang banyak diketahui oleh masyarakat. Khususnya untuk seseorang yang sering bergonta-ganti warna rambut. Agar warna yang diinginkan bisa lebih masuk, tentu bleaching ini adalah proses yang paling penting. Namun, banyak juga yang tahu bahwa melakukan bleaching akan membuat rambut rusak. Sehingga muncul beberapa cara untuk merawat dan memulihkan rambut rusak akibat bleaching.

Namun sebelum membahas hal tersebut, tahukah Anda bahwa ternyata bleaching tak hanya dilakukan untuk rambut. Bleaching nyatanya juga bisa dilakukan untuk kulit dan gigi, lho. Mungkin beberapa di antara kaum hawa sudah banyak yang tahu. Tapi tahukah Anda apa perbedaan dari ketiga jenis teknik bleaching tersebut?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sampo Justru Bisa Merusak Rambut, Benarkah?

Sebenarnya secara harfiah ketiganya tidak memiliki perbedaan. Bleaching rambut dan kulit bertujuan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan zat pigmentasi atau lebih jelasnya adalah memutihkan rambut dan kulit. Bleaching gigi juga bertujuan untuk memutihkan gigi. Lalu dimana perbedaannya?

Nah, ketiga teknik tersebut memiliki perbedaan pada bagian efek samping dan cara penggunaannya. Jika bleaching rambut sudah banyak yang tahu, bagaimana dengan bleaching kulit dan gigi. Krim bleaching kulit mengandung banyak bahan kimia seperti peroksida, ammonia, hydroquinone, kojic acid, dan asam azelaic. Zat-zat tersebut berguna untuk menghentikan pembentukan melanin pada kulit. Menghentikan produksi enzim tirosinase yang mempercepat produksi melanin.

Efek samping dari kandungan zat-zat tersebut biasanya adalah gatal-gatal. Jika sudah mengalami hal ini sebaiknya hentikan. Oleh karena itu, sebelum melakukan bleaching pada kulit, Anda harus melakukan tes terlebih dahulu. Tes kecil dilakukan dengan mengoleskan sedikit bleaching di kulit belakang telinga dan diamkan selama 24 jam. Jika mengalami reaksi iritasi, gatal-gatal, dan rasa panas sebaiknya memang tidak perlu dilakukan.

Bagaimana dengan bleaching gigi? Ada dua jenis bleaching gigi, yaitu in office bleaching dan in home bleaching. Yang membedakan adalah bahan pemutih yang digunakan. Kalau untuk bahan yang di rumah memiliki konsentrasi lebih rendah dan biasanya berbentuk gel.

Bleaching gigi juga sedang banyak dilakukan oleh kaum wanita urban demi penampilan yang lebih mempesona dan senyum yang lebih menawan. Namun, ketika Anda telah melakukan bleaching gigi di klinik ada beberapa efek samping yang akan dialami. Apa saja, ya?

Bukan Rambut, Bagian Tubuh Ini Juga Dibleaching! | Breaktime
Teknik melakukan bleaching gigi
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mau Kosmetik Ini? Siapkan Budget Ratusan Juta!

Pertama adalah rasa nyeri yang biasanya terjadi selama 24 – 48 jam. Intensitasnya sesuai dengan durasi dan temperatur prosedur. Anda bisa mengatasinya dengan cara menggunakan fluor topikal yang dioles dan pasta gigi khusus gigi sensitif.

Kedua adalah kerusakan pulpa atau ruang saraf dan pembuluh darah pada gigi. Untuk yang satu ini termasuk dalam efek yang tidak signifikan. Hanya saja Anda ataupun dokternya juga tetap berhati-hati ketika melakukan bleaching gigi.

Efek samping lainnya adalah kerusakan jaringan keras gigi yang diakibatkan oleh hidrogen peroksida sehingga menyebabkan kerusakan morfologi dan sturktur email, dentin, dan sementum. Bisa menyebabkan lubang gigi baru.

Mungkin untuk bleaching gigi dan kulit hanya segelintir orang yang melakukannya. Tapi, masalah yang sering terjadi adalah bleaching rambut. Nah, ada beberapa cara untuk mengatasi kerusakan akibat bleaching rambut. Pertama, hindari styling tools seperti catok dan hair dryer yang mengandung panas dan akan membuat rambut semakin kering. Jika harus, bisa mengaplikasikan hair protector spray.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rambut Anti Bau Untuk Yang Berhijab!

Kondisioner juga harus selalu digunakan saat keramas. Rajin-rajinlah menggunakan masker rambut. Anda juga harus menghindari produk rambut yang mengandung silicone dimethicone yang akan menghancurkan rambut berwarna. Terakhir, jangan terlalu sering keramas atau menyisir rambut setelah keramas.

Pada intinya, melakukan bleaching sangat tidak baik untuk kesehatan rambut, kulit, atau gigi Anda. Jika Anda ingin hidup lebih baik dari sisi kesehatan, hal yang paling tepat adalah dengan melakukan investasi kesehatan. Dengan begitu, Anda tak akan mengalami hal-hal buruk akibat bleaching atau hal lainnya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE