Wow, Sudah Ada “Food Porn” Sejak 500 Tahun Lalu | Breaktime
Wow, Sudah Ada “Food Porn” Sejak 500 Tahun Lalu
25.07.2017

Memang menggiurkan, ya, kalau melihat foto-foto makanan di Instagram? Foodies pasti selalu suka, dong, melihat food porn. Salah satu objek fotografi yang paling bisa bikin terobsesi, memang jika dilihat selalu menarik. Sudah penampakannya warna-warni, apalagi kalau diambil fotonya dari sudut yang perfect, dengan pencahayaan yang pas.

Tapi, B’timers tahu tidak, sih, ternyata obsesi manusia dengan makanan ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu? Benar, lho, bisa dibilang jauh sebelum teknologi melesat dan bikin ketergantungan seperti sekarang. Sudah sejak zaman dahulu, orang-orang doyan pamer tentang makanan kepada publik. Betul, dan cara kuno yang dilakukan orang jadul ini adalah memamerkannya lewat lukisan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Jangan Salah, Ini Harga iPhone 5 dan Spesifikasi

Yap, para pelukis sangat suka dengan objek lukisan berupa makanan. Seperti masyarakat zaman sekarang ini yang selalu memotret makanan untuk diunggah di Instagram, kaum pelukis jadul senang melukis makanan sebagai bentuk dokumentasi. Hal ini bukan cuma isapan jempol, B’timers, karena ada penelitian yang dilakukan untuk membuktikan hal tersebut.

Jadi, dalam 500 tahun terakhir ini, dilakukan riset yang awalnya melibatkan sejumlah 750 lukisan. Lalu, peneliti melakukan sortir hingga hanya tinggal 140 lukisan saja, barulah kemudian dilakukan penelitian yang lebih lanjut. So, ini bukan sekedar cerita, lho.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tingkatkan Kecerdasan Buah Hati Dengan Teknologi

Berdasarkan sebuah riset yang dipublikasikan di Sage Open, sejak sekitar 500 tahun yang lalu, para pelukis suka mewujudkan dokumentasi makanan mewah, lalu makanan yang harganya selangit dan terlalu mahal buat dibeli, kemudian makanan yang jarang dimakan. Hal ini juga mendapatkan analisis dan dugaan dari para peneliti.

Diduga oleh para peneliti, pada masa tersebut, setengah milenium yang lalu itu, para pelukis ingin menuangkan seni dan estetika tentang makanan dalam bentuk lukisan. Jadi, ceritanya, pelukis-pelukis ini seakan berbicara lewat lukisan, melukiskan kenikmatan makanan tersebut dalam goresan dan sapuan cat minyak di kanvas. Bisa bayangkan, ya, betapa senimannya orang-orang zaman dulu.

Wow, Sudah Ada “Food Porn” Sejak 500 Tahun Lalu | Breaktime
Lukisan, cara orang zaman dulu untuk dokumentasi dan pamer makanan

Begitulah yang terjadi sebelum ada invasi dari teknologi. Tapi, umumnya para pelukis mendokumentasikan makanan ke dalam lukisan, justru mereka melukis makanan yang tidak sehat. Contohnya, nih, makanan seperti daging, lobster, lalu kerang-kerangan. Nah, dari ratusan lukisan yang diteliti, ada juga yang menggambarkan makanan selain yang disebutkan tadi.

Jadi, sejumlah kurang lebih 19 persen lukisannya menggambarkan sayuran, lalu sisanya adalah daging, pastry dan roti. Seperti yang dikatakan oleh Brian Wansink dari Cornell Food dan Brand Lab yang dikutip dari Daily Mail, pada hari Jumat, 22 Juli 2016. “Lukisan dari zaman Michelangelo diisi dengan makanan dan bahan makanan yang tidak sehat seperti garam, sosis, dan banyak roti.”

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Simak Harga HP Android 1 Jutaan di Juli 2017

Sementara, kalau dilihat sepertinya para pelukis paling suka dengan keju, karena itu merupakan produk susu yang paling banyak dijadikan objek lukisan. Lalu, kalau sayuran yang paling disukai adalah artichoke, sementara buah yang paling sering dilukis yakni lemon, nah, kalau soal daging yang jadi favorit adalah lobster atau kerang.

Semua hal tentang “pemujaan makanan” ini juga diamini oleh Kepala Museum Seni Johnson di Universitas Cornell. Ia menyebutkan, “Kecintaan kita dengan visual atau status makanan bukanlah hal yang baru, Ini sudah ada sejak ada sejak 500 tahun yang lalu.” Jadi, ternyata manusia memang sangat memuja makanan, deh, sehingga tak heran kalau sampai sekarang hal itu tetap terjadi.

At least, sekarang B’timers tak perlu susah-susah menggambar, ya, kalau mau pamer makanan? Tinggal upload fotonya saja di sosmed, dan voila! (md)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE