Wow, Lebih Dari 1 Juta Malware Baru Tercipta untuk Android
Wow, Lebih Dari 1 Juta Malware Baru Tercipta untuk Android | Breaktime
01.10.2015

Merupakan hal yang wajar jika sebuah produk elektronik yang sangat populer dan digemari, memiliki kompetitor yang melakukan cara licik agar produk tersebut tidak laku.

Akan tetapi, ‘serangan’ seperti itu tidak hanya dilakukan oleh para kompetitor saja, ada juga beberapa di antara yang berasal dari pihak lain yang bertujuan untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompoknya sendiri.

B’timers pastinya tahu bahwa perangkat-perangkat mobile yang paling banyak diminati mulai beberapa tahun terakhir ini adalah yang menggunakan operating system milik Google, yaitu Android.

Seperti halnya ketika Microsoft berjaya dengan OS Windows mereka, banyak orang-orang jahil membuat virus yang hanya khusus dapat menyerang operating system dari perusahaan besutan Bill Gates itu. Dan ketika Android berjaya, tentu saja hal ini memantik minat para kriminal elektronik dalam mengusili operating system tersebut.

Banyak sekali virus dan malware yang diciptakan untuk menyerang smartphone sampai tablet yang menggunakan OS Android. Bahkan menurut laporan dari Juniper Networks, sebuah perusahaan teknologi informasi yang mendesain dan menjual layanan berbasis IP/MPLS, di tahun 2013 kemarin mengungkapkan bahwa 92% dari ancaman malware yang terjadi terdeteksi di perangkat Android.

Tidak hanya itu saja, menurut Ragib Hasan, seorang Profesor Ilmu Komputer dari Universitas Alabama-Birmingham, semakin banyaknya ragam perangkat berbasis Android, maka dapat semakin memancing para pelaku kriminal untuk mengembangkan perangkat lunak jahat.

Semakin tingginya jumlah malware untuk Android disebabkan karena popularitas OS milik Google tersebut
Semakin tingginya jumlah malware untuk Android disebabkan karena popularitas OS milik Google tersebut

Tidak hanya disebarkan melalui situs-situs yang tak memiliki kredibilitas, malware tersebut juga didesain semirip mungkin dengan sebuah program yang ‘baik’ agar dapat diunggah ke Google Play dan diunduh oleh banyak orang.

Sama seperti hasil-hasil terkait malware dan Android, G Data, sebuah laboratorium virus dan perusahaan keamanan internet menemukan bahwa sampai pertengahan tahun 2015 ini, jumlah malware baru untuk Android mencapai 1 juta lebih dan hal ini adalah rekor terbanyak untuk yang pertama kali dalam sejarah. Bahkan diperkirakan sampai di penghujung tahun 2015 nanti, jumlah tersebut akan terus bertambah sampai mencapai kisaran 2 juta.

Selain karena memang Android adalah OS open source yang dapat diotak-atik siapa saja untuk dapat menciptakan aplikasi, maka hal ini merupakan salah satu jalan bagi para kriminal untuk terus merongrong ‘kesehatan’ operating system tersebut.

Terlebih lagi, banyaknya pengguna perangkat berbasis Android yang sekarang ini tidak begitu memperdulikan masalah keamanan gadget-nya, termasuk memberikan update antivirus sampai dengan mengurangi intensitas untuk mengunduh aplikasi dari tempat lain di internet yang tidak diketahui kredibilitasnya.

Oleh karena memang Android adalah OS ternama dan populer sekaligus rentan terhadap serangan malware, B’timers yang memiliki perangkat berbasis Android harus benar-benar ‘bermain aman’ dengan cara tidak mengunduh aplikasi selain dari Google Play, tidak sembarangan meng-klik tautan yang diterima di email, serta tidak melakukan rooting.

Share This Article