Samsung Klaim Berhasil Kembangkan Baterai Anti-Meledak | Breaktime
Samsung Klaim Berhasil Kembangkan Baterai Anti-Meledak
18.09.2015

Berita tentang meledaknya baterai smartphone memang bukan hal baru lagi. Berbagai vendor di seluruh dunia juga mengalami permasalahan sama setiap waktu. Untuk menghindarkan diri dari image buruk dan menjauhkan para pengguna produknya dari kecelakaan, maka Samsung berinisiatif merancang jenis baterai baru yang tidak hanya anti-api, akan tetapi juga kuat terhadap benturan.

Dalam sebuah pameran di Korea Selatan beberapa waktu lalu, Samsung memamerkan jenis baterai baru yang mereka klaim anti-meledak. Baterai jenis baru ini berisikan elektrolit solid yang berbeda dengan elektrolit cair yang biasa ditemui di dalam baterai berjenis lithium ion.

Menurut pihak Samsung, kelemahan elektrolit cair di dalam ithium iona dalah ketika baterai diisi, ada kemungkinan deposit logam pada elektrodanya mengalami korsleting dan mematik api atau bahkan meledak. Sedangkan elektrolit solid lebih stabil dan tidak mudah menyeruak keluar serta tidak menimbulkan konsleting karena masalah formasi pada deposit logamnya. Sayangnya, sampai saat ini baterai anti-meledak tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum dapat dipasarkan secara umum.

Ledakan baterai membahayakan penggunanya
Ledakan baterai membahayakan penggunanya

Secara umum, ada beberapa hal yang bisa B’timers lalukan untuk mencegah ledakan pada baterai, misalnya menghindari paparan matahari secara langsung dan menyimpan gadget di tempat yang teduh. Hindari meletakkan perangkat di tempat-tempat yang mudah terkena paparan sinar matahari seperti dashboard mobil.

Baca juga: SAMSUNG GALAXY S6, PEMBUKTIAN VENDOR KOREA SELATAN KEPADA DUNIA

Selain itu, jaga juga kebersihan perangkat, termasuk  Baterai Anti-Meledak di dalamnya. Dengan cara ini, kemungkinan terbakar atau meledaknya gadget akan semakin kecil  karena debu atau kerak tipis yang menjadi pemicu korsleting hilang.

Share This Article