Rahasia di Balik Terciptanya Android (Part 3) | Breaktime
Rahasia di Balik Terciptanya Android (Part 3)
24.08.2015

Karena kegagalan di versi Honeycomb, sebagai ‘penebus dosa’ kepada para pecinta Android, Google kembali merilis Android v.4 Ice Cream Sandwich (ICS) pada tanggal 18 Oktober 2011. Versi terakhir dari ICS adalah Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich diluncurkan pada tanggal 29 maret 2012.

Android v4 ICS ini dikatakan sebagai OS yang mampu bersaing dengan banyak operating system di pasaran, bahkan berani bersanding dengan OS milik kompetitor terberat mereka, Apple iOS. Meneruskan popularitas ICS, Android 4.1 Jelly Bean dirilis pada tanggal 27 Juni 2012 dengan membawa segudang fasilitas dan kecanggihannya. Bahkan popularitas Jelly Bean mampu ungguli ICS dengan cepat hanya dalam hitungan bulan saja.

Di tengah popularitas Jelly Bean, rumor baru kembali beredar yang mengatakan bahwa Google sedang mengembangkan penerus dari ICS dan Jelly Bean yang dinamakan Key Lime Pie. Dikarenakan tidak ada konfirmasi dari Google, maka rumor semakin berkembang pesat dan tidak terbendung.

Pada akhirnya, Android Jelly Bean sampai dengan versi 4.3.1, Android terbaru yang dinamakan Android 4.4 KitKat diluncurkan pada tanggal 3 September 2013 dan menjadi jawaban atas rumor Key Lime Pie sebelumnya.

Bahkan pemakaian nama KitKat ini merupakan kesepakatan antara pihak Google dan perusahaan KitKat tanpa ada royalti yang diberikan ke salah satu pihak. Lisensi penggunaan nama KitKat bebas digunakan Google dan perusahaan pemroduksi KitKat dapat promosi gratis lewat OS baru tersebut.

Selain itu, perilisan Android 4.4 KitKat juga menandai akan diluncurkannya smartphone baru Google, yaitu Nexus 5 pada tanggal 31 Oktober 2013. Uniknya, walaupun berisikan banyak fasilitas dan User Interface (UI) yang lebih bagus dari sebelumnya, masih banyak perusahaan dan juga pengguna mobile yang masih setia menggunakan ICS atau Jelly Bean karena mereka menganggap 2 versi tersebut lebih stabil dibandingkan dengan KitKat.

Gambar di atas adalah acara Google I/O yang dihelat di San Francisco, Amerika Serikat, pada tahun 2011 lalu
Gambar di atas adalah acara Google I/O yang dihelat di San Francisco, Amerika Serikat, pada tahun 2011 lalu

Secara perlahan, popularitas KitKat terus menanjak. Pada tanggal 25 Juni 2014, bersamaan dengan dihelatnya Google I/O atau acara tahunan perusahaan satu ini, Google merilis lagi Android versi baru yang diberi nama Android 5.0 Lollipop.

Versi satu ini juga menjadi jawaban atas rumor yang sebelumnya beradar bahwa lanjutan dari KitKat sesuai dengan abjad adalah L atau Lime Pie. Di versi satu ini, Google mendesain ulang UI dan memberikan banyak sekali fasilitas baru termasuk support untuk over-the-air (OTA).

Tidak hanya itu saja, kecanggihan beberapa versi Android, mulai dari ICS sampai dengan Lollipop, memantik reaksi dari Apple dengan terus memberikan sindiran saat mereka melangsungkan acara besar mereka.

Bersamaan dengan semakin booming-nya perangkat mobil pintar, BlackBerry yang sebelumnya bercokol dan memiliki pengguna jutaan, tersapu dengan cepat. Bahkan operating system lain seperti Windows Phone, Bada, sampai dengan Firefox OS, tidak mampu mengejar kecepatan dan popularitas Android. Untuk urutan produsen pengguna Android, Samsung adalah vendor raksasa dunia yang paling sering memakai OS besutan Google ini.

Bahkan, tidak hanya digunakan untuk perangkat mobile saja, OS Android beberapa versi juga digunakan untuk gadget pintar lainnya, seperti desktop, laptop sampai dengan perangkat dapur!

Seperti tidak mau berhenti pada huruf L atau di Android v.5 Lollipop, seperti yang banyak dirumorkan, di bulan Agustus 2015 ini, Google secara resmi memberitahukan bahwa versi terbaru dari operating system mereka yang menggunakan huruf M adalah Marshmallow.
Belum diketahui kapan secara resmi Android v.6 Marshmallow tersebut akan dirilis. Tentunya, sebelum merilis, Google juga harus mengetahui pasar Android secara global terlebih dahulu, karena hingga saat ini, 73% pengguna smartphone berbasis Android menggunakan KitKat dan Jelly Bean, sedangkan Lollipop hanya sebesar 18% saja.

Nah, sudah tahu kan, sejarah terciptanya Android sampai dengan pembuatan operating system-nya? Menurut B’timers sendiri, versi mana yang lebih stabil dan nyaman digunakan?

Share This Article