Parah, Ini Korban Virus Ransomware WannaCry! | Breaktime
Parah, Ini Korban Virus Ransomware WannaCry!
17.05.2017

Dunia baru-baru ini dihebohkan oleh serangan cyber pada Jumat pekan lalu. Yap, apalagi kalau bukan ransomware WannaCry. Sebuah virus yang mampu mengunci perangkat komputer Anda sehingga tak bisa lagi diakses. Virus ini bermula dari senjata siber Amerika Serikat yang dicuri oleh sekelompok peretas kelas kakap. Tujuan dari disebarnya virus ini adalah untuk melakukan pemerasan. Siapa pun yang terinfeksi virus ini harus membayar dalam bentuk bitcoin.

Bayangkan saja, hingga hari Senin kemarin korban penyerangan virus ini sudah mencapai 200.000 dari total 150 negara di dunia yang diserang. Mungkin saat ini sudah semakin bertambah. Setelah dilakukan penyelidikan, kebanyakan sang hacker menyerang perusahaan-perusahaan besar di dunia, seperti perusahaan produksi mobil, rumah sakit, took, dan sekolah di beberapa negara.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Santai, Ini Cara Aman Dari Ransomware WannaCry!

Korban yang pertama adalah Inggris. Hacker menyerang perusahaan jasa pengiriman ternama dunia, FedEx dan juga National Health Service atau Departemen Kesehatan Inggris. Tak bisa diremehkan, akibat dari serangan cyber ini sejumlah rumah sakit di wilayah Britania Raya menghentikan aktivitas mereka sementara waktu.

Tak hanya negeri Ratu Elizabeth, Rusia rupanya juga terserang virus ransomware WannaCry. Bahkan Rusia menjadi korban yang terbilang paling parah. Kementerian Dalam Negeri Rusia menyebutkan bahwa virus tersebut menyerang setidaknya seribu komputer di departemennya. Mereka juga menyebutkan bahwa komputer yang terserang sudah diisolasi dari jaringan milik kementerian.

Serangan virus WannaCry di Rusia tak hanya melumpuhkan komputer milik badan pemerintahan, tetapi juga sejumlah bank, operator seluler, dan masih banyak lagi. 

Parah, Ini Korban Virus Ransomware WannaCry! | Breaktime
Ransomware WannaCry
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Simak Cara Menghilangkan Virus di Flashdisk

Bahkan Indonesia sendiri juga tak kelewatan menjadi serangan para hacker. Dua rumah sakit yaitu Dharmais dan Harapan Kita berhasil dilumpuhkan. Para peretas meminta bayaran sekitar $300 atau sekitar Rp 4 juta dalam bentuk bitcoin jika pihak rumah sakit ingin menyelamatkan data dan mengakses kembali komputer  mereka.

Tapi jika menelisik lagi ke belakang, virus ransomware WannaCry ini bukan satu-satunya serangan cyber yang paling berbahaya. Jika Anda masih ingat, ada beberapa virus komputer yang nggak kalah bahayanya. Apa saja, ya kira-kira?

Di tahun 2010, dunia juga sempat dihebohkan dengan virus komputer bernama Stuxnet. Virus ini dikabarkan merusak program SCADA atau System Supervisory Control and Data Acquisiton dan mengancam akan meledakkan fasilitas nuklir di Iran. Kalau di Indonesia, virus ini dikenal sebagai virus komputer yang jadi penyebab rusaknya flashdisk ataupun hard disk.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Daftar 5 Aplikasi Anti-Virus Terbaik untuk Android

Kalau di tahun 2006, Trojan menjadi virus yang paling mengkhawatirkan. Virus ini menyerang komputer secara diam-diam dan seringkali menampakkan program seolah-olah baik-baik saja. Tapi ketika para pengguna lengah, virus ini akan merusak sistem dan membuat sistem crash. Virus ini biasanya muncul melalui internet dan juga email yang diterima user.

Selanjutnya pada tahun 2008, yaitu Conficker. Penyebaran virus komputer ini terbilang sangat cepat. Virus ini menyebar dan menyerang melalui sistem operasi Microsoft Windows. Virus ini pernah menginfeksi sekitar 9 juta komputer di seluruh dunia dan menyebabkan kerugian hingga $9 juta. Wow!

Nah, jadi itulah negara-negara yang menjadi korban virus komputer yang sedang hits. Ternyata ada juga berbagai virus lain yang nggak kalah berbahaya. Jadi Anda tak perlu khawatir karena virus-virus ini bisa diatasi. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE