Kode Rahasia Sebelum Beli Ponsel Bekas, Penting? | Breaktime
Kode Rahasia Sebelum Beli Ponsel Bekas, Penting?
04.12.2017

Dengan semakin majunya peradaban manusia, memiliki smartphone sudah bukan lagi menjadi kemewahan melainkan sebuah necessity atau kebutuhan pokok. Dengan kehadiran smartphone, proses komunikasi pun jadi semakin termudahkan dan lebih praktis. Terlebih lagi saat ini semakin banyak perusahaan gadget yang merilis berbagai macam seri smartphone, dan Anda hanya perlu memilih tipe smartphone yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tapi perlu dihadapi bahwa terkadang smartphone yang kita inginkan tersedia dengan harga yang berada di luar budget. Biasanya hal tersebut akan Anda temui pada tipe smartphone keluaran terbaru, yang pastinya memiliki harga di atas 2 juta. Untungnya Anda masih bisa membeli smartphone Android dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu smartphone Android second. Smartphone second umumnya lebih disukai karena walaupun Anda dapat memperoleh ponsel pintar dengan harga miring, performa dari smartphone bekas sebenarnya tidak kalah tangguh dari smartphone keluaran terbaru lho. Tapi masalahnya, amankah?

 Karena terlepas dari harga yang terjangkau dan kualitasnya yang masih bagus, kita biasanya tidak mengetahui asal dari smartphone second tersebut. Smartphone tersebut bisa jadi merupakan hasil dari tindakan kriminal pencurian, or worse, di dalam smartphone tersebut sudah disisipi dengan puluhan malware yang berbahaya.

Kenapa berbahaya? Karena melalui malware tersebut, para hackers nakal bisa jadi mencuri data-data penting Anda seperti nomor rekening (jika Anda menggunakan e-banking), atau mencuri kontak penting dari dalam phonebook smartphone Anda untuk tujuan pemerasan. Benar-benar gawat kan kalau sampai data-data penting yang tersimpan di dalam smartphone Anda jadi santapan lezat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Berubah! Ini Wujud Smartphone dari Masa ke Masa

Makanya sangatlah penting untuk melakukan me-reset ulang smartphone Anda dengan opsi “factory reset” atau “pengaturan pabrik”. Dengan melakukan factory reset, seluruh data milik pemilik smartphone yang sebelumnya terhapus seluruhnya. Begitu juga dengan berbagai macam softwares yang terinstall di dalamnya pun akan terhapus secara otomatis. Dan jika di dalam smartphone itu tersimpan malwares, maka malwares tersebut pun akan turut terhapus jadi smartphone tersebut sudah lebih aman untuk digunakan. 

Kode Rahasia Sebelum Beli Ponsel Bekas, Penting? | Breaktime
Tahu kode rahasia ini menjamin kenyamanan Anda

Biasanya vendor smartphones yang kredibel sudah akan melakukan factory reset untuk Anda. Tapi jika belum, Anda bisa melakukan reset ulang dengan cara menekan ikon Setting. Pilih opsi System kemudian tekan Reset. Dari tab Factory Data Reset, tekan pilihan Reset Phone. Tunggu hingga proses reset selesai, dan restart smartphone Anda. Selain langkah di atas, ada cara yang lebih mudah. Input kode rahasia *#*#7780## untuk melakukan factory reset. Jangan lupa untuk me-menyalakan ulang smartphone Anda ya, B’Timers.  

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Benarkah Teknologi Jadi Gerbang Baru Rasisme?

Dan seperti yang sudah BreakTime tegaskan sebelumnya, Anda juga wajib waspada akan adanya kemungkinan smartphone yang akan Anda beli adalah hasil dari pencurian. Karena jika benar ada dua kemungkinan, yang pertama adalah smartphone Anda mendadak menjadi tidak aktif akibat pemblokiran. Sedangkan resiko yang paling ekstrim adalah jika polisi melacak keberadaan smartphone tersebut sehingga mengakibatkan Anda terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib atas hal yang sebenarnya tidak Anda lakukan. Kesal kan, B’Timers?

Nah untuk mencegah skenario yang tidak diinginkan di atas, hal wajib lainnya yang harus Anda lakukan adalah mengecek IMEI dari smartphone tersebut. IMEI adalah akronim dari International Mobile Equipment Identity, dan biasanya terdiri atas 15 digit nomor. Singkatnya, IMEI adalah nomor identitas dari smartphone tersebut.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rahasia Kelam di Balik Industri Smartphone

Biasanya jika smartphone tersebut adalah hasil curian, nomor IMEI dari ponsel tersebut akan terkunci. Selain itu, IMEI juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi keaslian dari smartphone yang Anda beli. Untuk mengecek nomor IMEI, Anda bisa memasukkan kode rahasia *#06#. Pastikan bahwa Anda melakukan pemeriksaan ini SEBELUM Anda membeli dan membawa pulang smartphone bekas itu ya, B’Timers.

Daripada repot-repot mengajukan pengaduan nantinya, memang lebih baik waspada semenjak awal B’Timers. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE