Skills Untuk Kerja Di Google, Apple, & Microsoft | Breaktime
Ini Skills Untuk Kerja Di Google, Apple, & Microsoft
10.03.2017

Bekerja sudah menjadi satu kebutuhan setiap manusia di dunia ini. Itu sudah pasti. Tetapi seringkali pekerjaan yang Anda dapatkan tidak sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Itu juga sudah sering terjadi. Tetapi sebenarnya Anda bisa mencapai sesuatu yang Anda inginkan dalam dunia pekerjaan. Jelas Anda juga harus memiliki apa yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan yang Anda lamar.

Menganalisis dari kemajuan jaman saat ini, bekerja di bidang yang berkaitan erat dengan teknologi jadi impian banyak orang. Memang tidak semua orang, tetapi generasi millenial tergiur dengan pekerjaan, suasana kantor, dan gaji yang ditawarkan. Misalnya Google, Apple, atau Microsoft yang merupakan perusahaan teknologi paling kompetitif di dunia.

Skills Untuk Kerja Di Google, Apple, & Microsoft | Breaktime
Google jadi perusahaan teknologi paling menarik

Baca juga : 5 JOB TITLE DI GOOGLE INI BIKIN MELONGO!

Kantor mereka bahkan telah tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Menariknya, perusahaan-perusahaan ini lebih mengutamakan skill para pelamarnya dibandingkan dengan pendidikan yang diraih. Data yang diperoleh dari Business Insider bahwa Microsoft saat ini telah mempekerjakan 120.849 orang. Apple memiliki karyawan sebanyak 100.000 orang. Sedangkan Alphabet yang merupakan perusahaan induk Google, mempekerjakan 61.000 karyawan.

Banyak hal yang bisa dilakukan dan dipersiapkan agar Anda bisa bekerja di tiga perusahaan teknologi raksasa tersebut. Mulai sesuatu dengan mengawali karir di perusahaan teknologi kecil. Anda bisa menimba banyak ilmu dari hal-hal kecil tersebut. Sambil bekerja, Anda juga harus rajin membuat portofolio online. Kebanyakan orang memiliki kesempatan besar dengan portofolio yang mereka buat.

Meski ini sudah masuk dalam kecanggihan teknologi dan semua bisa dilakukan secara online, Anda tetap harus get out there. Misalnya dengan mengikuti acara-acara seminar teknologi untuk menambah jaringan. Saat di rumah atau waktu senggang, Anda bisa belajar sendiri tentang teknologi. Melatih diri sendiri dengan hal-hal yang ada di sekitar.

Skills Untuk Kerja Di Google, Apple, & Microsoft | Breaktime
Apple juga jadi perusahaan paling dicari hampir kebanyakan orang

Baca juga : ADA RAHASIA DI BALIK EMOJI APPLE IOS 10!

Setelah skill Anda mulai terasah, ketahui apa saja yang dibutuhkan oleh Google, Apple, dan Microsoft. Rupanya ada beberapa divisi dalam perusahaan tersebut. Breaktime pun berhasil merangkum empat divisi dalam perusahaan-perusahaan tersebut dan Anda harus memiliki skills berikut ini untuk bisa bekerja di sana.

Designer adalah salah satu divisi yang pasti dan selalu ada dalam perusahaan teknologi. Apalagi perusahaan sekelas Apple, Google, dan Microsoft. Lalu, skills apa saja yang harus dimiliki oleh para desaigner yang ingin bekerja di sana. Mereka harus punya skills seperti user interface design, graphic design, web design, photoshop, illustrator, information architecture, dan art direction.

Selanjutnya adalah engineers. Divisi ini menjadi yang sangat penting di Apple ataupun Microsoft. Untuk menjadi salah satu anggota karyawan dalam divisi ini, Anda harus punya skills c++/c/c#, java, software development, python, javascript, agile , methodologies, dan SQL.

Skills Untuk Kerja Di Google, Apple, & Microsoft | Breaktime
Microsoft juga jadi impian banyak orang

Baca juga : BAPAK MICROSOFT BERULANG TAHUN, YUK KENALAN LEBIH DEKAT!

Product managers juga sangat diminati oleh para pelamar kerja di Apple, Google, dan Microsoft. Namun, Anda juga harus memiliki skills berikut ini untuk bisa lolos dan bekerja di sana, yaitu project management, leadership, customer service, strategy, cloud computing, product marketing, enterprise software.

Posisi yang terakhir adalah data scientists. Jika Anda melamar posisi ini, hal-hal yang harus Anda ketahui antara lain data analysis, SQL, project management, machine learning, data mining, business analysis, dan python.

Mulai saat ini, melatih skills Anda dalam bidang-bidang tersebut mungkin akan menjadi prioritas demi sukses dan menggapai mimpi menjadi anggota Apple, Google, dan Microsoft. (vpd)

Share This Article