Heboh! Aksi Hacker Berhasil Retas Database FBI | Breaktime
Heboh! Aksi Hacker Berhasil Retas Database FBI
11.02.2016

Bagaimana jadinya, jika sebuah sistem yang dibangun sangat kuat dan bahkan butuh waktu yang lama untuk ditembus, berhasil diretas dalam beberapa jam? Ya, beberapa waktu yang lalu, sebuah sistem keamanan kelas atas berhasil diretas sekelompok hacker tidak dikenal. Kelompok hacker ini tidak meninggalkan jejak apapun atau bahkan inisial ketika melakukan peretasan tersebut.

Peretasan ini terjadi di sebuah satuan keamanan Amerika Serikat, yakni Federal Bureau of Investigation atau FBI, lebih tepatnya pada database bagian keadilan atau disebut juga department of justice. Diperkirakan proses peretasan ini sudah dijalani selama seminggu, seperti pengumpulan data, pencarian celah, dan eksekusi. Eksekusi sendiri hanya dilakukan beberapa jam saja.

Dan voila, para hacker ini berhasil mengunduh 20.000 kontak anggota dari satuan keamanan FBI. Pihak teknisi yang melakukan perbaikan merasa terkejut dan terpukau. Pasalnya, sistem keamanan pada komputerisasi FBI sangat sulit untuk ditembus. Namun, para hacker jenius ini berhasil mengalahkan sistem rumit tersebut dan meraih hasilnya.

Heboh! Aksi Hacker Berhasil Retas Database FBI | Breaktime
Bahkan sistem keamanan rahasia kelas atas pun berhasil ditembus para hacker

Selain mencuri data karyawan tersebut, para hacker ini juga memposting sebuah kalimat yang mengarah kepada pembebasan Palestina dari gempuran-gempuran berbahaya setiap harinya. Dan apabila pihak pemerintah tidak melakukannya, serangan pada sistem tersebut akan lebih berbahaya.

Postingan tersebut terlampir di Twitter dengan akun bernama @DotGovs. Meskipun pihak pemerintah tidak mengalami kerugian materi apapun, namun mereka menjadi was-was karena data rahasia milik mereka sudah terekspos di dunia maya. Selain alasan tersebut, mereka juga khawatir akan data pribadi seperti percakapan dan pesan rahasia yang disimpan akan ikut terekspos juga.

Untuk sementara, para hacker tersebut hanya menunjukkan serangan mereka yang berupa pembongkaran kedok-kedok agen FBI, mereka juga membongkar 10.000 kontak dari Department of Homeland Security Employees. Tidak ingin itu terjadi lagi, pihak pemerintah segera melakukan perbaikan sistem serta mencegahnya agar tidak ditembus kembali.

Mereka juga melakukan pengejaran terhadap hacker-hacker ini. Akan tetapi, untuk saat ini FBI masih buta terhadap jejak yang mengarah kepada mereka karena hacker-hacker ini bergerak sangat sempurna. Bahkan jejak sekecil apapun seperti trace saja tidak ada yang tersisa. Bagaimana menurut Anda, B'timers? Aksi para hacker ini pantas mendapat tepuk tangan atau celaan? (wsu)

Share This Article