Google Doodle Rayakan Ultah Ke-200 George Boole | Breaktime
Google Doodle untuk Rayakan Ulang Tahun Ke-200 George Boole
02.11.2015

Kalau B’timers membuka situs Google hari ini, tentu akan terlihat logonya dengan desain animasi yang dilengkapi simbol dan rumus matematika. Logo Google tampak abu-abu dengan huruf G kedua yang berwarna hitam, serta diberi animasi huruf yang berganti-ganti warna. Ya, hari ini adalah peringatan ke-200 George Boole, seorang ahli matematika asal Inggris.

Sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan dedikasi Boole, doodle khusus yang didesain Google ini tentu sangat menarik perhatian dan menggelitik, bukan? Siapa sebenarnya George Boole dan apa yang telah dilakukannya hingga ia menjadi seorang panutan yang jasanya dikenang dan diapresiasi hingga kini? Ini dia fakta-fakta seputar George Boole yang perlu kita tahu:

Dikenal sebagai “Bapak Era Informasi”

Boole dikenal sebagai “bapak era informasi” karena kontribusinya terhadap sains computer modern lewat penemuannya yakni aljabar Boolean. Teori-teorinya diterbitkan pada tahun 1854 dalam sebuah buku berjudul An Investigation of the Laws of Thought. Aljabar Boolean diaplikasikan dalam ilmu logika, berpusat pada pernyataan benar atau salah. Menjadi akar dari dunia komputer modern, tanpa Boole takkan ada Google, Amazon, Intel. Wow.

Ia sudah menjadi guru saat usianya baru 16 tahun

Lahir di Lincoln, Inggris, Boole merupakan putra dari seorang pembuat sepatu benama John Boole, ibunya yang bernama Mary Ann Boole merupakan seorang pelayan. Meski hanya sebentar mengenyam bangku pendidikan, namun otak jeniusnya membuatnya menjadi guru di usianya yang baru 16 tahun. Ia pun mendirikan sekolah di Lincoln saat berusia 19 tahun. Pada tahun 1849, ia menjadi profesor matematika pertama di Queen’s College di Cork, Irlandia.

Google Doodle Rayakan Ultah Ke-200 George Boole | Breaktime
George Boole adalah Bapak Era Informasi yang sangat berjasa dan berdedikasi

Ia dan istrinya memiliki 5 orang anak perempuan

Pada tahun 1855, Boole menikahi Mary Everest. Istrinya juga turut memberikan kontribusi untuk pekerjaan Boole lewat editing dan menghadiri kelasnya, serta ikut mengajari murid-muridnya. Setelah Boole meninggal, Mary tetap bekerja dan menulis buku pendidikan dengan menerapkan prinsip-prinsip Boole. Mereka dikarunia 5 orang anak perempuan, Mary Lucy Margaret, Margaret, Alcia, Lucy Everest dan Ethel Lilian.

Meniggal di usia 49 karena pneumonia

Boole meninggal di usia yang masih terbilang muda, 49 tahun, ketika ia tinggal di Irlandia. Ia jatuh sakit akibat terserang pneumonia setelah basah kuyup terkena hujan badai saat berjalan ke kelas dan tetap mengajar dengan baju yang basah. Jenazah Boole dikebumikan di St. Michael’s Church Irlandia di Blackrock, County Cork.

Menjadi inspirasi tokoh Profesor Moriarty di Sherlock Holmes

Boole menjadi inspirasi karakter Professor James Moriarty yang merupakan saingan Sherlock Holmes. Digambarkan dalam cerita, Moriarty adalah seorang ahli matematika sekaligus profesor di sebuah universitas provinsi yang kecil. Demikian disebutkan profesor Des MacHale dari University College Cork yang merupakan penulis biografi Boole.

Itulah fakta-fakta tentang George Boole yang mungkin tak banyak kita tahu. Ternyata jasa Bapak Era Informasi ini sangat besar ya, bahkan karena beliaulah Google ada. Wow. Kini sudah terjawab bukan, makna di balik Google doodle hari ini, B’timers?

Share This Article