Google Doodle Rekor yang Dicapai Suzanne Lenglen | Breaktime
Google Doodle: Rekor yang Dicapai Suzanne Lenglen
24.05.2016

Jika petenis wanita Suzanne Lenglen masih hidup hingga hari ini, dia akan merayakan ulang tahun yang ke-117, B’timers. Dan bukan tanpa alasan, Google Doodle merayakan hari spesial Lenglen di laman awal Google sejak pagi, 24 Mei 2016 ini. Ya, Lenglen merupakan salah satu juara paling berpengaruh sebelum Serena Williams atau Maria Sharaphova datang.

Bukan orang yang dilahirkan dengan sehat

Wanita yang dilahirkan di Prancis pada tahun 1899 memiliki nama lengkap Suzanne Rachel Flore Lenglen. Dan yatanya dia bukan merupakan orang yang sehat. Seperti yang diberitakan, Lenglen adalah seorang dengan masalah kesehatan, B’timers. Dan demi untuk menjaga kesehatannya tersebut, Suzanne mengikuti latihan tenis.

Masih berusia muda saat menembus final

Berawal dari hal yang tidak disengaja, wanita ini justru bisa menembus babak final dalam sebuah kejuaraan tenis tingkat dunia. Yang mengejutkan, saat itu dia bahkan baru berusia 15 tahun, lho. Keluar sebagai juara dunia, Lenglen pun menjadi petenis termuda di masanya. Setelah Perang Dunia berakhir, Suzanne kembali mengikuti beberapa kejuaraan tenis.

Google Doodle Rekor yang Dicapai Suzanne Lenglen | Breaktime
Fashion a la ballerina milik Suzanne di atas lapangan tenis

Petenis dengan rok ballerina yang anggun

Dua kali menjuarai Prancis Terbuka, Grand Slam dan enam kali meraih piala Wimbledon Terbuka. Di tahun 1920, Suzanne mewakili negaranya dalam olimpiade musim panas di Belgia dan berhasil membawa pulang medali emas. Selama karirnya berlangsung, sejak 1914 hingga 1926, Lenglen berhasil meraih 31 gelar kejuaraan dan mendominasi dunia tenis wanita.

Atlet Prancis yang flamboyant ini dianggap sebagai wanita selebriti pertama dalam dunia tenis dengan sikapnya yang memecah kekakuan olahraga, B’timers. Selain selalu bermain dengan penuh semangat, gaya fashionnya yang alih-alih menggunakan pakaian tenis umum, Suzanne malah mengenakan rok sepanjang lutut a la ballerina yang anggun. Namun ternyata menjadi daya tarik fashion tersendiri.

Wah, Suzanne Lenglen merupakan salah satu contoh, bahwa prestasi bukan hal yang sulit diraih. Asalkan ada kemauan dan tindakan nyata, segalanya menjadi mungkin. (NO) 

Share This Article