Google Doodle: Sosok Prof. Dr. Samaun Samadikun | Breaktime
Google Doodle: Mengenal Prof. Dr. Samaun Samadikun
15.04.2016

Jika Anda sudah membuka halaman depan Google, Anda mungkin terkejut setelah menemukan Doodle menampilkan nama orang Indonesia yang khas banget. Benar, Prof. Dr. Samaun Samadikun diperingati kelahirannya yang ke-85. Lantas siapa sih, Samaun Samadikun ini sampai kelahirannya diperingati oleh Google?

Samaun Samadikun dilahirkan di Magetan 85 tahun silam, tepatnya pada 15 April 1931. Samaun Samadikun adalah putra seorang pegawai negeri pada era Hindia Belanda yang juga pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur pada tahun 1949-1957, R. Samadikun. Nah, Samaun Samadikun ini juga memiliki garis keturunan dari Sultan Hamengku Buwono I.

Google Doodle: Sosok Prof. Dr. Samaun Samadikun | Breaktime
Peringatan HUT Samaun ke-85 oleh Google Doodle

Samaun merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Tak hanya itu, Samaun juga sukses menyelesaikan studinya di Universitas Stanford dengan gelar M.Sc di tahun 1957 dan Ph.D di tahun 1971. Karena keuletan dan tekadnya memajukan Indonesia di bidang teknologi dan elektronik, itulah kenapa Samaun akhirnya mendapat julukan Bapak Mikroelektronika Indonesia.

Well, B’timers. Nama Samadikun mungkin kurang dikenal secara luas oleh seluruh warga Indonesia. Namun patut Anda ketahui, dunia sangat mengapresiasi jasanya dalam dunia teknologi. Mungkin hanya dunia pendidikan Indonesia, khususnya ITB, yang mengenal dengan baik sosok kharismatik Samaun Samadikun ini. Tentu saja, beliau pernah menjadi Guru Besar di Institut terbaik Indonesia tersebut. Lalu apa sebenarnya kontribusi Samaun Samadikun untuk dunia?

Samaun tak hanya menciptakan berbagai perkembangan di Tanah Air. Tidak main-main, Samaun Samadikun bahkan pernah membuat paten bersama teman seperjuangannya, K.D Wise. Paten ciptaan Samaun adalah US Patent No 3.888.708 dengan tajuk Method for forming regions of predetermined in silicon.

Google Doodle: Sosok Prof. Dr. Samaun Samadikun | Breaktime
Pernah menjadi anggota MPR RI

Tak hanya sampai di situ usaha Samaun mengharumkan nama Bangsa. Penemu dan pendiri Bandung High Technology Valley (BHTV) tersebut juga pernah berkiprah di dunia politik Indonesia dengan menjadi anggota MPR RI sebagai Utusan Golongan di periode 1987-1992. Posisi sebagai salah satu petinggi negara itulah yang digunakan Samaun untuk mendorong pemerintah agar memberikan support maksimal untuk industri elektronik Indonesia.

Samaun Samadikun meninggal di Jakarta pada 15 November 2006, tepatnya di usia ke-56 tahun. Wah, generasi sekarang jangan sampai kalah, B’timers. Mari kita juga menghargai dan meniru sosok-sosok berjasa besar untuk kemajuan bangsa dan negara tercinta. (nap)

Share This Article