Karl Landsteiner Penemu 4 Golongan Darah | Breaktime
Google Doodle: Karl Landsteiner Penemu 4 Golongan Darah
14.06.2016

Tahukah apa golongan darah Anda, B’timers? Seperti yang kita ketahui, terdapat 4 golongan darah yang ada di dunia ini. Dan, hari ini, 14 Juni 2016 merupakan hari lahir Karl Landsteiner yang ke-148. Itulah mengapa Google Doodle menampilkan sesuatu yang spesial. Tapi apa hubungannya golongan darah dengan pria berjas labolatorium di laman pencarian Google tersebut, ya?

Kelahiran dan awal pendidikan

Putra seorang wartawan ini dilahirkan pada tahun 1868 di Wina, Austria. DIa merupakan seorang mahasiswa yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi, yang diizinkan untuk belajar kedokteran saat masih berusia 17 tahun, lho, B’timers. Karl memperoleh gelar kedokteran dari University of Vienna.

Karl Landsteiner Penemu 4 Golongan Darah | Breaktime
Berkat Karl Landsteiner, banyak jiwa yang terselamatkan

Bentuk kontribusi dan prestasi

Landsteiner adalah seorang ahli biologi pertama yang mampu mengidentifikasi jenis darah yang berbeda dan memilah darah menjadi kelompok-kelompok. Sebelumnya , para ilmuwan berpikir bahwa semua darah itu sama, itulah yang mengakibatkan adanya bahaya jika terjadi transfusi darah. Darah dari donor yang masuk ke tubuh seseorang bahkan bisa mengakibatkan kematiannya, lho.

Saat itulah dia menunjukkan bahwa ternyata ada perbedaan tertentu dalam struktur darah manusia. Setelah melakukan penelitian dan pengujian, Karl akhirnya mengumumkan pada tahun 1901 bahwa ada tiga kelompok utama darah manusia, A, B dan C (yang kemudian disebut 0). Satu tahun kemudian, atau di tahun 1902, rekan Landsteiner menemukan golongan keempat, yaitu AB.

Peranan dan kontribusi Landsteiner dalam pengobatan dinyatakan sangat penting, karena mampu menyelamatkan ribuan nyawa di rumah sakit selama terjadi Perang Dunia I. Dan hingga saat ini kontribusinya masih sangat berguna, bahkan dalam dunia kepolisian. Polisi menggunakan sampel darah yang ada di TKP untuk memecahkan kejahatan.

Perjalanan hidup dan kematian

Jika membicarakan orang terkenal yang tidak menyukai publikasi, maka itulah Karl Landsteiner, B’timers. Dia jarang memberikan wawancara dan pidato, meskipun banyak permintaan, lho. Dia kemudian berpindah kewarganegaraan menjadi warga negara Amerika pada tahun 1929. Landsteiner meninggal karena serangan jantung pada tahun 1943. Saat itu dia masih menjalankan tugasnya di laboratorium pada usia 75 tahun. Untuk menghargai jasanya, Karl Landsteiner dianugerahkan Lasker Award pada tahun 1946, atau tiga tahun setelah kematiannya. (NO)

Share This Article