Google Doodle: Fakta Menarik Rosario Castellanos | Breaktime
Google Doodle: Fakta Menarik Rosario Castellanos
25.05.2016

Dan, Google Doodle merayakan sosok pahlawan feminis dan penyair Meksiko pada ulangtahunnya yang ke-91 hari ini, 25 Mei 2016. Rosario Castellanos Figueroa adalah seorang penyair dari generasi 1950 dan menjadi salah satu tohok sastra paling penting di Meksiko, B’timers. Sepanjang hidupnya dia menulis isu-isu penindasan budaya dan jenis kelamin. Karyanya pun mempengaruhi teori feminis dan studi budaya. Fakta menarik apa lagi sih, yang dimiliki Rosario?

Castellanos meninggal bunuh diri?

Ketika masih menjabat sebagai duta besar Meksiko untuk Israel di Tel Aviv, Rosario Castellanos meninggal setelah keselakaan listrik yang aneh. Akibat sengatan listrik dari lampu meja yang rusak, yang kemudian mengakibatkan kematian Castellanos. Namun, menurut sahabatnya yang juga merupakan sesama penulis, Martha Cerda, Castellanos mati karena bunuh diri.

Tessa La akan memerankan dirinya

Sebuah film dengan anggaran besar akan mengusung tema kehidupan Castellanos, B’timers. Surat kabar Meksiko membocorkan, bahwa Tessa La, putri dari aktris Nailea Nrvind akan memerankan Rosario Castellanos. Menurutnya, sangat disayangkan sekali bahwa sejarah mengenai Castellanos tidak diajarkan di sekolah-sekolah modern.

Bencana di dalam pernikahannya

Di tahun 1958, Castellanos menikah dengan seorang professor filsafat Ricardo Guerra. Dan beberapa saat kemudian dia menganggap pernikahan tersebut adalah bencana. Mereka berdua bertemu saat masih menjadi mahasiswa di UNAM di Mexiko City. Dalam Poetry and the Realm of the Public Intellectual, Castellanos menduga suaminya tidak setia.

Google Doodle: Fakta Menarik Rosario Castellanos | Breaktime
Patung Costellanos untuk menghormatinya

Pindah ke Israel dan tetap menulis

Costellanos ditugaskan untuk mengambil peran sebagai duta besar utnuk Israel pada tahun 1971. Namun peran barunya di sana, memungkinkan dia untuk tetap terus menulis dan mengajar, B’timers. Selama tinggal di Israel, Costellanos telah menerjemahkan salah satu buku ke dalam Bahasa Ibrani dan memberikan hasilnya untuk amal.

Koleksi puisinya “Poetry Is Not You”

Sepanjang hidupnya, dia merupakan seorang penulis yang produktif. Mulai dari cerita pendek, puisi hingga esay. Profilnya di BBC menggambarkan bahwa Costellanos adalah realitas ganda dari seorang wanita dan seorang Meksiko. Semua karya puitis dari Castellanos dikumpulkan dalam kumpulan puisi tunggan berjudul Poetry is not You.

Jika Anda adalah penggemar karya sastra, tentu akan menyukai buah tulisan Rosario Castellanos, B’timers! (NO)

Share This Article