Google Doodle: Exoplanet Mirip Bumi Ditemukan! | Breaktime
Google Doodle: Exoplanet Mirip Bumi Ditemukan!
23.02.2017

Hari ini, Google sedang merayakan penemuan besar NASA, yaitu 7 planet baru di luar tata surya. Menariknya, tiga dari tujuh planet baru yang ditemukan Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut layak huni bagi manusia. Penemuan ini baru saja terjadi melalui teropong NASA dan belum diteliti lebih lanjut. Planet baru yang ditemukan oleh NASA ini diebut dengan exoplanet.

NASA mengumumkan penemuan mereka pada hari Kamis, 23 Februari 2017 dalam konferensi pers khusus di Washington DC melalui Facebook. Dalam konferensi pers tersebut, NASA mengungkapkan bahwa lingkaran exoplanet Trappist-1 atau bintang tunggal tersebut berada hanya 39 tahun cahaya dari Bumi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa tiga planet diantaranya layak huni oleh manusia karena memiliki orbit mirip dengan bumi. Kemungkinan tiga planet tersebut memiliki kadar air dalam bentuk cair yang jadi salah satu komponen untuk menyokong kehidupan.

Google Doodle: Exoplanet Mirip Bumi Ditemukan! | Breaktime
NASA kembali temukan exoplanet hari ini!

Temuan ini dianggap sebagai rekor baru untuk kategori jumlah temuan planet layak huni yang telah dilakukan selama 2 dekade terakhir. Yup, jauh sebelum penemuan ini terjadi, NASA sudah sering melakukan pencarian pada planet-planet lain di luar bumi. Banyak faktor yang membuat mereka melakukan hal ini, salah satunya adalah untuk membuktikan adanya kehidupan lain di luar bumi.

Perlahan-lahan, harapan berdasarkan cerita fiksi ilmiah tentang kehidupan lain di luar Bumi mulai terwujud. NASA terus melakukan penelitian terhadap exolanet yang telah ditemukan. Pada tahun 1930, Pluto jadi planet terakhir yang ditemukan. Namun, pada akhirnya Pluto bukan lagi planet, karena orbitnya semakin menjauh dari tata surya.

Tercatat sampai tahun 2015, NASA sudah menemukan sekitar 2000 planet di luar tata surya. Meski begitu, NASA juga tak luput dari harapan palsu. Sudah berulang kali NASA menemukan planet-planet dan setelah diteliti lebih jauh tidak memiliki karakteristik sebuah planet. Seperti pada tahun 1855 pada sistem 70 Ophiuchi yang diamati oleh Kapten W.S. Jacob dan juga pada tahun 1890an yang diamati oleh Thomas J.J. See. 

Google Doodle: Exoplanet Mirip Bumi Ditemukan! | Breaktime
Michel Mayor & Didier Queloz mengawali era exoplanet

Harapan palsu lainnya adalah sebuah bintang Barnard yang diamati oleh Peter van de Kamp pada tahun 1963. Sampai akhirnya pada tahun 1995, Michel Mayor dan Didier Queloz dari Swiss menemukan planet pertama di bintang 51 Pegasi yang merupakan bintang normal dan para astronom menanggapinya dengan skeptisme. Itu karena planet yang ditemukan berbeda jauh dengan kriteria planet tata surya.

Tetapi, Michel Mayor dan Didier Queloz menjadi penemu planet pertama yang menandai era exoplanet. Itu karena mereka lagi-lagi menemukan sebuah planet yang diberi nama planet 51 Pegasi b. Itu membuat NASA semakin bersemangat untuk kembali menemukan planet layak huni.

Sampai akhirnya di tahun-tahun berikutnya seperti di tahun 2007 dan 2009 yang menemukan planet Gliese 581 c. Tahun 2009 NASA meluncurkan Wahana Kepler yang berhasil menemukan 1090 planet. Namun semua planet yang telah ditemukan dan baru saja ditemukan hari ini masih dalam proses penelitian lebih lanjut dan NASA terus optimis menemukan planet untuk kehidupan baru manusia. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE