Canon Ciptakan Sensor Kamera dengan Resolusi Terbesar di Dunia | Breaktime
Canon Ciptakan Sensor Kamera dengan Resolusi Terbesar di Dunia
24.09.2015

Tidak hanya puas dengan 2 kamera barunya, yaitu Canon EOS 5DS dan Canon 5DS R, Canon masih terus melakukan inovasi lebih jauh lagi dengan menciptakan kamera beresolusi 250MP.

Kamera dengan resolusi tinggi tersebut menggunakan sensor CMOS APS-H terbaru yang menurut pihak Canon sendiri lebih hebat dibandingkan dengan 5D S dan 5DS R yang hanya memiliki resolusi sensor sebesar 50,6MP saja.

Dengan kamera tersebut, maka B’timers dapat mengabadikan suatu tulisan atau obyek kecil dari jarak sejauh 18 kilometer dan resolusi gambar yang akan dihasilkan adalah 19.580 x 12.600 pixel. Bahkan menurut Canon, resolusi gambar sebesar itu adalah pertama kalinya ada dan dapat dimasukkan dalam kategori rekor dunia.

Dengan menggunakan teknologi ini, Anda dapat mengabadikan seekor semut tanpa harus mendekatinya
Dengan menggunakan teknologi ini, Anda dapat mengabadikan seekor semut tanpa harus mendekatinya

Tidak hanya besar dari sisi resolusi sensor dan juga resolusi gambarnya saja, kecepatan pengambilan sensornya juga tidak main-main. Untuk mengambil 5 foto dengan resolusi sebesar itu, kamera ini hanya membutuhkan waktu 1 detik saja. Bahkan dengan sensor seperti ini, B’timers juga dapat mengabadikan momen gerak atau video dengan kecepatan 5fps dari jarak yang sangat jauh dan hasilnya juga lebih bagus dari kamera-kamera 4K lainnya.

Canon juga memahami, semakin tinggi resolusinya, maka noise yang ditimbulkan akan semakin nampak. Oleh karenanya, tidak hanya memproduksi sensor dengan resolusi besar saja, Canon juga mengembangkan teknologi baru yang dapat mereduksi noise.

Tentu saja karena dapat mengabadikan gambar dengan ukuran besar, maka kebutuhan akan tempat penyimpanannya juga besar atau setidaknya membutuhkan memori sebesar 350MB.

Sampai sekarang ini, teknologi Canon tersebut masih berupa prototipe saja dan belum diketahui kapan akan dirilis. Akan tetapi, menurut rumor yang beredar, nampaknya B’timers tidak akan dapat menemukan kamera tersebut di pasaran, karena kabarnya teknologi ini hanya diciptakan untuk tujuan medis atau pengintaian militer saja.

Share This Article