Bloodhound SuperSonic Car, Mobil Bertenaga Roket Pertama
Bloodhound SuperSonic Car, Mobil Bertenaga Roket Pertama
06.10.2015

Lord Drayson, Menteri Sains Department of Innovation, Universities and Skill Inggris, pada 23 Oktober 2008 silam, mengumumkan sebuah proyek mobil cepat di Science Museum London.

Proyek mobil cepat tersebut kemudian dinamai The BLOODHOUND Project yang difokuskan pada pembuatan BLOODHOUND SuperSonic Car. Tujuan pembuatan mobil ini adalah untuk mencapai kecepatan 100 mil per jam atau 1.609 km/jam dan menjadi pencetak rekor transportasi darat tercepat.

Bloodhound SSC berbentuk seperti pensi dengan tenaga dari mesin jet dan mesin roket yang dirancang untuk mencapai 1050 mil per jam. Mobil berakselerasi dari 0 ke 1.000 mil per jam ini akan dikemudikan oleh Wing Commander Green. Ketika dijalankan, pengemudi akan merasakan kekuatan hingga 2,5 kali berat tubuhnya. Sedangkan saat direm, mobil dengan rem cakram ini membuat pengemudi mengalami kekuatan hingga 3 kali berat tubuhnya.

Teknologi canggih Bloodhound SuperSonic Car
Teknologi canggih Bloodhound SuperSonic Car

Aerodinamik

Profesor Oubay Hassan, Profesor Ken Morgan, dan tim Bloodhound Project menggunakan teknologi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk mobil cepat ini. Teknologi aerodinamika canggih ini sebenarnya dikembangkan untuk industri kedirgantaraan, jadi perhitungan kemungkinan vertikal, lateral dan stabilitasnya telah diteliti dengan cermat.

Mesin

Sebuah prototipe mesin jet Eurojet EJ200 yang dikembangkan untuk Eurofighter disumbangkan untuk pengembangan mobil cepat ini. Mesin tersebut mampu memacu kecepatan hingga 300 mil per jam. Kemudian roket hibrida yang dirancang oleh Nammo akan meningkatkan kecepatan hingga 1.000 mil per jam. Selain dua mesin canggih tersebut, Bloodhound SSC juga dilengkapi dengan Jaguar supercharged V-8 yang digunakan sebagai unit daya tambahan.

Roda

Bloodhound SSC disenjatai dengan empat roda berdiameter 36 inch yang mempu berputar hingga 10.200 rpm. Agar lebih kuat dan sesuai dengan kecepatan yang dikeluarkan mesin, roda Bloodhound SSC ditempa dengan alumunium solid untuk menahan 50.000 beban gaya sentrifugal.

Pada 23 September lalu, mobil berkekuatan mesin jet dan roket ini telah diperkenalkan ke hadapan publik setelah 8 tahun pengembangan, penelitian, dan uji coba. Uji coba terakhir akan dilaksanakan di gurun Hakskeen Pan, Afrika Selatan pada tahun 2016 mendatang.

Penasaran dengan kecanggihan Bloodhound SuperSonic Car? Intip video berikut ini!

Share This Article