Apple Resmi Akuisisi Motion Capture Faceshift | Breaktime
Apple Resmi Akuisisi Motion Capture Faceshift
25.11.2015

Sebelumnya memang santer beredar kabar bahwa Apple akan mengakusisi Faceshift, sebuah perusahaan yang sukses dibalik teknologi motion capture film Star Wars.  Dan ternyata, berita itu memang benar adanya. Hari ini, Apple telah secara resmi mengakuisisi perusahaan tersebut.

Meski begitu, pihak Apple sendiri belum memberikan keterangan secara langsung tentang perusahaan kecil yang baru saja dibelinya ini. Dan bila ditanya tujuan atas akuisisi ini, pihak Apple pun belum memiliki jawaban yang pasti.

Mereka hanya menuturkan bahwa perusahaan memang sering membeli perusahaan kecil dari waktu ke waktu meski mereka belum tahu pasti tujuan atau rencana apa yang akan dibuat. Akuisisi perusahaan kecil ini memang bukan pengalaman pertama bagi Apple.

Sebelumnya perusahaan ini juga pernah mengakuisisi PrimeSense, Metaio, dan Polar Rose. Semua perusahaan kecil Eropa yang diakuisisi tersebut memang mengembangkan facial recognition, motion capture, serta sejenis virtual reality lainnya.

Apple Resmi Akuisisi Motion Capture Faceshift | Breaktime
Faceshift mampu menangkap ekspresi wajah dengan tepat

Faceshift sendiri mulai diluncurkan pada tahun 2011, di Laboratorium Komputer Grafis dan Geometri Swiss Federal Institute of Technology, Lausanne. Sebelumnya, Faceshift fokus dengan teknologi cepat dan akurat untuk menangkap ekspresi wajah menggunakan sensor 3D. Perusahaan ini juga mendukung software plug-in Skype yang mendukung avatar secara real time saat video chat.

Di tahun 2013, perusahaan ini kemudian memperluas layanannya pada industrial light dan electronic arts dan di tahun 2015 Faceshift melakukan demonstrasi di GDC 2015. Selanjutnya, di pertengahan bulan Agustus lalu, Faceshift resmi diakuisisi Apple.

Baca juga: GET IT NOW! APPLE OS X EL CAPITAN RESMI DIRILIS

Hal ini terendus dari beberapa aku LinkedIn karyawan Faceshift yang menuturkan bahwa mereka tak lagi bekerja di sana. Terlebih, alamat IP FaceShift juga sudah digantikan oleh perusahaan Apple di regional Swiss.

Lalu, apa yang akan dilakukan Apple pada teknologi Faceshift? Well, indikasi pertama bisa jadi Apple berencana melakukan implementasi sejumlah teknologi tersebut pada Apple TV. Selain itu, bisa jadi teknologi ini akan diterapkan pada sejumlah aplikasi yang lebih serius seperti biometrik untuk unlocking perangkat atau bisa juga otorisasi pembayaran melalui teknik pengenalan wajah.

Wow, tentunya perangkat Apple akan makin canggih saja, ya! Apakah B’timers tertarik untuk membeli perangkat baru Apple yang mengadopsi teknologi Faceshift? (vsc)

Share This Article