Mitos dan Fakta Unik Tentang Baterai Smartphone | Breaktime
4 Mitos dan Fakta Unik Tentang Baterai Smartphone
13.02.2016

Pernahkah Anda membayangkan di tengah percakapan dengan rekan melalui ponsel, tiba-tiba ponsel mati seketika? Pasti panik bukan? Namun saat kita berusaha untuk menyalurkan daya tapi baterai tetap tidak menyala, bagaimana B'timers? Banyak orang yang menghubung-hubungkan mitos tentang baterai dengan apa yang sedang dilakukan oleh penggunanya.

Seperti baterai akan meledak atau mati ketika terlalu sering digunakan. Padahal mitos-mitos itu belum benar adanya. Namun, karena terlalu banyak orang yang membahasnya, akibatnya mereka yang masih awam akan menerapkan mitos tersebut ketika menggunakan ponsel. Bagi Anda yang masih menaruh penasaran dengan mitos serta pembenaran dari baterai ponsel, berikut penjelasannya :

1. Mitos charger beda brand

Banyak orang mengatakan bahwa menggunakan charger yang tidak senama dengan baterainya akan membuat baterai meledak. Hal tersebut sepenuhnya salah B'timers karena butuh tegangan yang lebih besar dari sebuah charger agar membuat baterai mengalami overload.

Melakukan charging menggunakan charger berbeda merk bisa dilakukan, akan tetapi pengisian dayanya tidak optimal. Meskipun terisi, akan membutuhkan waktu lama agar kapasitas baterai penuh.

2. Menelepon sambil men-charge, ponsel meledak

Mitos yang satu ini paling melekat di kalangan masyarakat. Banyak orang percaya ketika seseorang sedang menelpon lalu ponselnya di charge, maka baterai akan membesar lalu meledak. Mitos ini tidak sepenuhnya salah, Anda bisa melakukan panggilan telepon meskipun dalam kondisi mengisi daya asal menggunakan charger original dan bukan third party.

Third party atau istilahnya yang populer adalah “KW”, sering digunakan oleh mereka yang memiliki ponsel dengan brand besar. Karena harganya yang terlampau mahal, akhirnya terpaksa menggunakan charger “KW”. Padahal komponen original berbeda sekali dengan “KW”.

Mitos dan Fakta Unik Tentang Baterai Smartphone | Breaktime
Charger dan baterai sering dikaitkan dengan ponsel yang meledak

3. Mengisi daya semalaman bisa membuat baterai rusak

Ini juga menjadi mindset sebagian orang. Mengapa begitu? Karena baterai jaman dahulu belum dilengkapi dengan smart charge yang akan membuat baterai berhenti melakukan charging saat daya tampungnya sudah 100%. Karena dahulu tidak ada teknologi itu, banyak baterai yang overload dan pada akhirnya rusak.

Namun sekarang jangan khawatir B'timers, karena banyak produsen HP yang melengkapi ponsel pintar mereka dengan teknologi smart charge.

4. Selama ada daya, tidak perlu dimatikan

Ya memang benar, ponsel Anda adalah sebuah mesin namun bagaimana pun juga mesin bisa rusak kalau tidak dimatikan. Oleh karena itu, setidaknya matikan ponsel selama 4 jam dalam sehari agar komponen ponsel tidak overheat dan rusak.

Itulah sejumlah mitos dan fakta dari baterai smartphone yang mungkin belum pernah Anda B’timers tahu. Bagikan informasi ini untuk berbagi manfaat dengan pembaca lain, ya. (wsu)

Share This Article