Trik Deteksi Garam yang Tercampur Pecahan Kaca | Breaktime
Trik Deteksi Garam yang Tercampur Pecahan Kaca
21.08.2017

B’timers, belakangan ini seluruh masyarakat di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah diresahkan dengan beredarnya isu garam yang dioplos dengan pecahan kaca. Bukan main, isu yang pada awalnya santer beredar di media sosial ini mengungkapkan bahwa ada sekitar enam merk garam yang dicurigai mengandung pecahan beling tersebut.

Sebut saja merk garam kemasan cap S, garam cap Gajah Duduk, garam cap Sarcil, garam cap Kerapan Sapi, garam Ibu Bijak, garam Dua Anak Pintar, dan garam cap Kerapan Sapi. Sedangkan khusus di kawasan Kabupaten Magetan— garam merk SJ, Dua Daun, dan SG juga ternyata mendapatkan dugaan kecurigaan yang sama.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Harumnya Nama Bung Karno di Berbagai Negara

Masih menjadi sebuah perdebatan soal apakah berita ini merupakan sebuah fakta atau hoax belaka. Ada yang percaya bahwa garam-garam bercampur kaca ini adalah garam yang dikirim dari daerah Lamongan, Kediri, Pasuruan, Lamongan, Pati, dan Madura. Ada pula yang percaya bahwa garam oplosan ini malah tidak diproduksi di Indonesia melainkan hasil impor dari Australia. Padahal, persebaran pasokan garam-garam kemasan mengandung kaca ini kabarnya sudah sampai ke tangan pedagang di Surabaya sampai para pedagang di Sleman. Waduh, terus kita sebagai konsumen harus bagaimana yah, B’timers?

Sebelum Breaktime berbagi Trik sederhana membedakan garam asli dengan garam tercampur pecahan kaca, Breaktime akan share info bagi-bagi e-Shopping Voucher GRATIS senilai IDR 2.000.000.  AMBIL e-SHOPPING VOUCHER-MU KLIK DISINI! 

Trik Deteksi Garam yang Tercampur Pecahan Kaca | Breaktime
Penampakan beberapa merk garam yang dicurigai mengandung pecahan beling

Mudah saja kok kalau Anda ingin tahu cara membedakan garam yang asli dengan garam yang sudah bercampur pecahan kaca. Cara ini diusulkan oleh seorang pedagang di pasar area Kabupaten Magetan bernama Bu Elly. Bu Elly berinisiatif menemukan cara ini karena Ia awalnya juga ikut resah dalam menyikapi berita ini. Ia tak ingin menjual garam yang tak asli kepada para pelanggannya sebab tentu hal ini akan sangat merugikan konsumen.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bukan Gedung, Lukisan Ini Jadi Saksi Proklamasi

Alhasil, Bu Elly mencoba memasukkan garam dagangannya— baik yang garam kemasan maupun garam batu— ke dalam air selama enam jam. Dilihatnya bahwa ada beberapa jenis merk garam yang tak semuanya larut di dalam air. Sebagai gantinya, butiran-butiran garam yang tak larut tersebut justru merefleksikan sinar alias berkilau bagaikan pecahan kaca. Dan setelah dicoba untuk digigit, butiran berkilau ini tidak mau hancur serta tak menyimpan rasa asin sama sekali. Kalau sudah begini, baiknya Anda buang saja garam tersebut dan belilah garam yang baru dengan jenis merk yang lain.

Trik Deteksi Garam yang Tercampur Pecahan Kaca | Breaktime
Garam berguna sebagai penyedap masakan hingga campuran produk kecantikan

Memang hal ini masih dalam proses tindak lanjut oleh pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan. Garam-garam yang terlanjur beredar tadi pun tengah diuji melalui serangkaian tes agar mendapatkan hasil yang valid. Sementara itu, tak bisa ditampik pula bahwa garam di Indonesia lambat laun semakin langka saja. Faktor yang menaungi kelangkaan ini antara lain adalah karena ketidakseimbangan cuaca akhir-akhir ini.

Pada tahun kemarin saja, dilihat dari data APGRI alias Asosiasi Petani Garam Republik Indonesia, gagal panen garam yang terjadi di Indonesia mencapai total angka 106 ribu ton. Melalui kenyataan ini maka Indonesia seharusnya mengimpor garam setidaknya sebanyak 256 ribu ton. Namun apa yang terjadi? Pemerintah hanya melakukan impor garam sebesar 75 ribu ton saja.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kutukan Atau Genetik? 5 Kejadian Ini Bikin Ngeri

Apabila memang ingin memperbaiki kondisi ketersediaan garam di Indonesia, sudah sepatutnya merombak kebijakan impor yang tak masuk akal tersebut. Pasalnya, kalau sudah begini akan semakin banyak bermunculan ulah produsen nakal yang tak bertanggung jawab dan mengorbankan kepuasan konsumen demi keuntungan sepihak belaka. (kps)

Jangan Lewatkan! Breaktime share bagi-bagi e-Shopping Voucher GRATIS senilai IDR 2.000.000.  AMBIL e-SHOPPING VOUCHER-MU KLIK DISINI! 



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE