Serius Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi? | Breaktime
Serius, Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi?
07.09.2017

Seperti yang B’timers ketahui sendiri bahwa saat ini media sosial sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satu media sosial yang paling banyak menarik minat user sekarang ini adalah Instagram. Aplikasi media sosial yang satu ini banyak menarik perhatian masyarakat dengan fitur-fiturnya yang memang sangat menyenangkan. Anda bisa membagi banyak hal tentang kegiatan sehari-hari dan momen-momen penting dalam bentuk foto atau video.

Bahkan fitur paling baru Instagram yang berupa Instagram Stories menjadi yang paling banyak diminati. Anda bisa melakukan siaran langsung atau mengabadikan momen dalam bentuk video. Menariknya, fakta baru tentang Instagram membuat semua orang tercengan. Pasalnya, foto yang Anda upload di IG ternyata mampu menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami depresi. Memang cukup mengejutkan, tetapi bagaimana bisa, ya?

Serius, Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi?

Saat akan mem-posting foto ke Instagram, sebagian besar orang akan mengeditnya terlebih dahulu. Fitur editing ini pun juga disediakan oleh Instagram. Anda juga bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga yang lebih menarik. Proses editing foto ini biasanya akan identik dengan pengaturan cahaya, contrast, exposure, hingga pemilihan tone warna.

Nah, dari situlah bermula. Pemilihan warna seringkali dikaitkan dengan suasana hati seseorang. Saat sedang dirundung duka atau suasana hati yang kelam, seseorang seringkali akan menggunakan warna yang cenderung gelap, begitupun sebaliknya. Tetapi, benarkah pemilihan warna sangat berkaitan dengan kesehatan mental seseorang?

Hal ini rupanya coba dibuktikan oleh Andrew Reece dari University of Harvard dan Chris Danforth dari University of Vermont. Mereka melakukan sebuah penelitian tentang hubungan antara pemilihan warna dengan kesehatan mental seseorang.  

Serius Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi? | Breaktime
Foto di Instagram buktikan seseorang alami depresi
Serius, Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi?

Penelitian tersebut melibatkan 500 pekerja dari Amazon Mechanical Turk yang mengunggah foto ke Instagram pribadi mereka secara rutin. Dari penelitian tersebut mampu diketahui adanya kaitan antara depresi dan pemilihan warna saat mengedit foto.

Para pekerja ini awalnya diberi pertanyaan standar seperti yang diajukan oleh dokter di klinik mental. Pertanyaan tersebut termasuk tentang kesehatan fisik dan mental mereka saat itu. Setelah diberi beberapa pertanyaan, para pekerja tersebut diminta untuk mengunggah sebuah foto ke akun Instagram mereka masing-masing.

Hasilnya pun mengejutkan, terbukti bahwa 170 pekerja setuju dan menyebut 70 orang di antara mereka sedang mengalami depresi. Sebelum itu, peneliti memilih 100 foto baru dari 40.000 foto yang diunggah untuk mengukur sejauh mana seseorang mengalami depresi. Kemudian peneliti mengklasifikasikan kesehatan mental seseorang yang senang dan sedih dalam skala 0 – 5.

Tak hanya dilihat dari pemilihan warna, peneliti juga melihat dari sisi penggunaan objek, seperti saturasi, kontras, dan fitur lainnya untuk menunjukkan bagaimana foto tersebut berbicara. Jumlah orang dalam foto juga masuk dalam hitungan diagnosa tersebut. Bahkan komentar dan likes pengguna lainnya juga dianalisis.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Buku-Buku Ini Berikan Racun Para Pembacanya!

Sampai akhirnya dengan menggunakan algoritma khusus, mereka menemukan korelasi antara depresi dan foto yang diunggah. Pada intinya, hasil dari penelitian ini, seseorang yang depresi cenderung mengunggah foto dengan nuansa lebih biru, abu-abu, dan warna gelap lainnya. Seseorang tersebut juga mendapat komentar dan likes oleh users lain lebih sedikit, dibandingkan dengan mereka yang sehat secara mental. Namun, temuan ini hanya membantu seseorang dengan diagnosa sakit mental tahap awal, sehingga bisa melakukan pencegaran sejak dini.

Pasti sekarang Anda mulai mengecek foto-foto yang telah di-upload, kan? Tetap saja jangan langsung memutuskan jika Anda mengalami depresi, ya. Yang paling penting gunakan media sosial dengan baik dan bijak. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE