Serba-Serbi Pesta Hari Batik Nasional 2016 | Breaktime
Serba-Serbi Pesta Hari Batik Nasional 2016
02.10.2016

Batik adalah salah satu kesenian tradisional khas Indonesia yang kini telah diakui oleh dunia. Batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada tanggal 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Sejak saat itu, tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional dan setiap tanggal itu masyarakat, khususnya para pegawai disarankan untuk mengenakan seragam batik.

Kali ini tanggal 2 Oktober 2016, peringatan Hari Batik Nasional dimeriahkan oleh berbagai macam acara di setiap daerah di Indonesia. Seperti di Jakarta, beberapa tempat membuat acara untuk merayakan Hari Batik Nasional.

Pertama di pusat perbelanjaan Thamrin City yang setiap tahun merayakan Hari Batik Nasional. Kali ini Thamrin City mengusung tema “Keanekaragaman Pusat Batik Thamrin City” yang diselenggarakan pada 1 – 3 Oktober 2016. Kegiatan yang dilakukan untuk memeriahkan acara antara lain, kelas membatik yang dilakukan oleh beberapa komunitas. Beberapa komunitas tersebut adalah komunitas Batik, komunitas Line Dance, dan komunitas Otomotif.

Selain itu, ada juga berbagai hiburan musik, tarian rampak, dan parade tarian lainnya. Pengunjung juga bisa berbelanja batik dengan diskon besar-besaran dan mendapatkan doorprize dari penggugah acara.

Serba-Serbi Pesta Hari Batik Nasional 2016 | Breaktime
Perayaan Hari Batik Nasional 2016 sebagai wujud tanggung jawab generasi muda

Selain Thamrin City, salah satu tempat yang juga merayakan Hari Batik Nasional adalah Museum Nasional Jakarta. Acara yang diselenggarakan sedikit berbeda, ada jalan gembira, pasar batik, pameran batik, dan dialoh batik.

Peringatan Hari Batik Nasional 2016 di Museum Nasional juga berlangsung lebih lama, yaitu sejak tanggal 2 - 9 Oktober 2016. Beragam jenis batik dari seluruh daerah di Indonesia akan dipamerkan di acara ini.

Semua rangkaian kegiatan di masing-masing daerah tentunya memiliki tujuan yang sama yaitu sebagai wujud tanggung jawab dan sarana untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Indonesia ini, khususnya para generasi muda. (vpd)

Share This Article