Pemain Lanjut Usia yang Tetap Mantap Merumput di Piala Dunia 2018 | Breaktime
Pemain Lanjut Usia yang Tetap Mantap Merumput di Piala Dunia 2018
02.07.2018

Breaktime.co.id - Piala Dunia 2018 masih digelar. Jagoan sudah banyak berguguran. Tapi tim-tim kebanggaan lain tetap melaju merebut gelar juara di Piala Dunia 2018 kali ini. Pemain usia muda dan tua berkumpul merumput dan juga ada yang menghangatkan bangku cadangan. Persaingan yang makin ketat untuk masuk skuad utama tak membuat para pemain lanjut usia gentar. Ini dia para pemain senior yang masih mantap merumput di Piala Dunia kali ini.

Essam El-Hadary – Mesir 45 Tahun

El Hadary merupakan pemain paling tua di Piala Dunia 2018. Ia memulai karirnya di usia 25 tahun, masuk klub Mesir bernama Damietta. Namun ia justru menjadi legenda di sebuah klub yang berbasis di Kairo, Al Ahly. Di sana ia mencatat lebih dari 400 penampilan untuk klub kecintaan ibu kota Mesir tersebut. Walau usianya sudah sangat tua untuk seorang pemain sepak bola, ia belum ada niatan untuk gantung sepatu setelah piala dunia 2018. Salut!

Rafa Marquez – Meksiko 39 Tahun

Nama Rafa Marquez memang cukup familiar di telinga para penggila bola. Pemain yang beroperasi di bek tengah ini adalah mantan pemain FC Barcelona. Bersama Barcelona, Rafa, panggilang akrabnya, sudah menyumbang banyak trofi untuk memenuhi lemari blaugrana. Mulai dari Liga Champions hingga Liga Spanyol telah dikoleksinya. Berbeda dengan Essam El Hadary, Rafa memutuskan akan pensiun setelah Piala Dunia 2018 ini.

Tim Cahill – Australia 38 Tahun

Pemain yang sudah terkenal di negeri Ratu Elizabeth ini memang sudah menjadi icon dari Austalia. Pemain tengah yang terkenal mempunyai sundulan maut ini sudah mengemas 50 gol dari 105 penampilanya untuk tim Negeri Kanguru tersebut. Ini adalah turnamen piala dunia ke-empat Tim Cahill selama berseragam The Socceroos.

Jose Corona – Meksiko 37 Tahun

Satu lagi pemain Meksiko yang tergolong pemain tua yang ikut Piala Dunia 2018 di Rusia! Yap, dia adalah Jose Corona. Pemain yang kini merumput bersama klub terkenal Meksiko, Cruz Azul. Ia merupaka kiper back-up dari Guillermo Ochoa. Secara prestasi, Jose Corona pernah membawa El Tri mendapatkan Mendali Emas di Olimpiade London 2012.

Biarpun pemain bola juga pasti akan berotasi, karena nggak selamanya mereka akan merumput, namun semangat juang ini patut diapreasiasi. Bermain bersama bintang muda, nggak bikin mereka keok dan terap menunjukkan kecintaan mereka pada pekerjaan dan rasa nasionalis.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE