Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal di Mata Ahok | Breaktime
Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal di Mata Ahok
01.05.2016

Hari Kamis (28/04/2016) pukul 06.00 WIB, mantan imam besar Masjid Istiqlal menghembuskan napas terakhirnya. Indonesia pun kehilangan lagi satu pembesar agama Islam, Ali Mustafa Yaqub. Seperti yang kita tahu, beliau merupakan ahli hadis yang berkompetensi di bidangnya. Dan di mata sejumlah petinggi di negeri ini, tidak ada yang menyamai sosok seorang Ali Mustafa sebagai penyiar Islam yang baik serta memiliki tingkat intelektual tinggi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang akrab disapa Ahok turut mengenang sosok almarhum Ali Mustafa Yaqub. Setelah beberapa kali berjumpa dengan mantan Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, ada kesan yang sangat melekat begitu dalam di diri Ahok.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal di Mata Ahok | Breaktime
Indonesia kehilangan sosok berwibawa, Ali Mustafa Yaqub

“Saya sudah beberapa kali bertemu. Beliau itu sangat intelek. Sosok yang baik banget. Beliau juga  penyiar Islam yang sangat baik. Seandainya semua penyiar Islam seperti beliau, akan semakin banyak orang yang tertarik pada Islam,” ungkap Ahok.

Meskipun banyak yang mengenalnya sebagai seseorang yang sangat keras, Ahok justru menilai sisi keterbukaan yang dimiliki almarhum Ali Mustafa terhadap ilmu pengetahuan dan pluralisme di dalam masyarakat. Dan itu hampir menyamai sosok mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang merupakan tokoh agama yang sangat moderat.

Di mata Ahok, almarhum Ali Mustafa sangat paham mengenai keagamaan. Bahkan beliau mengajarkan agama Islam dengan menunjukkan konsep Islam, juga dapat menyampaikan cerita nabi dengan sangat baik. Ahok pun mengaku memuji kemampuan penyampaian ilmu agama yang dimiliki almarhum Ali Mustafa.

Bahkan Ahok tak menutupi pengakuan, bahwa ada kesamaan pendapat antara dirinya dengan almarhum Ali Mustafa. Khususnya mengenai Sungai Ciliwung. Keduanya memiliki impian yang sama, B’timers, yaitu ingin mengubah Sungai Ciliwung di area Masjid Istiqlal menjadi bening. Hal tersebut diutarakan Ahok di Balai Kota.

Selamat jalan Imam Besar kami, Ali Mustafa Yaqub. (NO)

Share This Article