Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah
10.11.2016

Hai, B’timers! Wah, hari ini tepat tanggal 10 November yang pastinya adalah hari Pahlawan. Nah, apakah Anda masih mengingat siapa saja pahlawan Indonesia yang telah berjuang memerdekakan negeri ini? Eits, Anda tak perlu berpikir lama-lama. Kali ini Breaktime akan mengajak Anda untuk mengingat pahlawan Indonesia dalam beberapa mata uang.

1. Pattimura (Seribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Terlihat kegigihan Pattimura di uang seribu rupiah

Pattimura atau yang memiliki nama asli Thomas Matulessy adalah seorang pahlawan dari pulau timur, Maluku. Pattimura lahir di Haria, pulau Saparua Maluku pada tahun 1783, Pattimura berhasil merebut benteng Duurstede pada tahun 1817. Pada saat itu, Residen Van Den Berg juga ikut tewas. Belanda membalas dendam dengan menyerang secara besar-besaran. Bahkan Belanda mengajak Pattimura untuk bekerja sama, namun ia menolak. Akhirnya ia dijatuhi hukuman gantung pada 16 Desember 1817 di depan benteng Victoria, Ambon.

2. Pangeran Antasari (Dua Ribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Ada sosok pangeran di uang dua ribu rupiah

Pangeran Antasari lahir di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar pada tahun 1809. Perang Banjar pecah karena Pangeran Antasari bersama dengan 300 prajuritnya menyerang tambang batu bara milik Belanda di Pengaron pada 25 April 1859. Sejak saat itu, Pangeran Antasari sering menyerang benteng-benteng Belanda di sekitar Banjar. Pangeran Antasari terus menyerang Belanda demi kemerdekaan hingga akhir hanyatnya. Pangeran Antasari meninggal pada tahun 1862.

3. Tuanku Imam Bonjol (Lima Ribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Tuanku Imam Bonjol sang pahlawan dari barat Sumatera

Lahir di Tanjung Bunga, Sumatera Barat pada tahun 1772, pahlawan yang satu ini memiliki nama asli Muhammad Sahab. Pahlawan yang menyebarkan paham paderi  ini memimpin pengikutnya untuk melawan Belanda yang ingin menguasai Sumatera Barat pada tahun 1821. Namun, Belanda kewalahan. Pada tahun 1837, Belanda kembali menguasai Bonjol. Tuanku Imam Bojol berhasil kabur. Namun di tahun yang sama Belanda mengajak Tuanku Imam Bonjol untuk berunding, kenyataannya ia dibuang hingga ke Manado dan berakhir di sana pada 1864.

4. Sultan Mahmud Badaruddin II (Sepuluh Ribu rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Kesultanan Palembang yang perkasa

Lahir pada tahun 1767 di Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II adalah pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam. Ia juga menjadi pemimpin untuk melawan Inggris dan Belanda. Ia wafat dai Ternate pada tahun 1852. Sultan memiliki nama asli yaitu Raden Hasan Pangeran Ratu.

5. Oto Iskandar Dinata (Dua Puluh Ribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Oto Iskandar Dinata dalam uang dua puluh ribu rupiah

Oto Iskandar Dinata lahir pada tahun 1897 di Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Oto menjabat sebagai wakil ketua Budi Utomo cabang Bandung dan cabang Pekalongan. Ia juga menjadi anggota Gemeenteraad (dewan kota) Pekalongan, aktif dalam Paguyuban Pasundan, dan menjadi anggota Volksraad (dewan rakyat). Pada masa pendudukan Jepang, ia menjadi pemimpin surat kabar Tjahaja. Setelah itu, menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Hingga menjadi menteri negara pada kabinet pertama Republik Indonesia.

6. I Gusti Ngurah Rai (Lima Puluh Ribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Ini dia pahlawan dari Pulau Dewata

Ia adalah seorang pahlawan dari kabupaten Badung, Bali. I Gusti Ngurah Rai lahir pada tahun 1917. Ia memiliki pasukan yang bernama Ciung Wenara yang melakukan pertempuran dikenal dengan nama Puputan Marganara.

7. Ir. Soekarno & Mohammad Hatta (Seratus Ribu Rupiah)

Kenal Lebih Dekat Pahlawan dari Mata Uang Rupiah | Breaktime
Sang proklamator Indonesia

Siapa yang tidak mengenal dua pahlawan besar di Indonesia ini. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta bahkan terkenal hingga di seluruh dunia pada saat itu. Belanda pun juga sangat menghormati dua pahlawan ini. Bahkan Soekarno disebut-sebut sebagai diktator dari Indonesia.

Nah, sekarang bagaimana B’timers? Sudah ingat kan dengan pahlawan-pahlawan luar biasa ini. Selain tangguh, mereka juga sangat gigih dan bertekad keras demi kemerdekaan Indonesia. Bisa kita tiru, nih perjuangan pahlawan jaman dahulu. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE