Heboh Jokowi Mantu, Ada Mitos Pernikahan Jawa | Breaktime
Heboh Jokowi Mantu, Ada Mitos Pernikahan Jawa
09.11.2017

Beberapa hari terakhir ini, Indonesia sedang diramaikan dengan pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu. Ayang, panggilan akrab Kahiyang menikah dengan seorang pengusaha asal Batak bernama Bobby. Keduanya perlu waktu yang cukup lama untuk akhirnya sampai di jenjang yang lebih serius. Meski yang menikah putri satu-satunya, tetap saja Jokowi mendapatkan pro-kontra, baik dari masyarakat maupun dari para pejabat. Setiap hal yang berhubungan dengan pernikahan Ayang pun dibahas. Mulai dari undagan yang terbilang sederhana sampai dengan prosesi resepsi digelar.

Pernikahan sakral putri Presiden ini digelar di kota asal mereka, yaitu di kota Solo. Tak heran jika suasana adatnya begitu kental. Siapapun yang melihat pernikahan yang disiarkan langsung di beberapa stasiun televisi ini pasti merasakan haru dan bahagia. Tak hanya prosesi demi prosesinya saja yang begitu kental dengan adat istiadat Jawa, tetap undangannya pun juga sangat berbudaya.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Di Balik Film Adaptasi Cinderella 1997

Tak cukup sampai di sini saja, nantinya kedua mempelai akan kembali menggelar pernikahan mereka dengan adat Batak di kampung halaman Bobby. Wah, menyenangkan sekali ya pernikahan keduanya ini.

Berbicara tentang pernikahan dengan nuansa adat yang kental, setiap daerah tentu memiliki aturan atau bahkan kepercayaan yang harus dijalankan. Khususnya di Pulau Jawa. Adat Jawa begitu sakral dan masih sangat dipertahankan. Termasuk dalam pernikahan Kahiyang dan Bobby ini. Kalau B’timers sendiri yang mungkin keturunan atau asli Jawa tahukah Anda tentang mitos mencuri bunga melati pengantin akan membuat Anda segera mendapatkan jodoh.

Para tetua mengungkapkan bahwa jika mengambil rangkaian bunga melati atau kuncup bungan kantil milik pengantin perempuan, maka akan segara menyusul untuk menikah. Tentu saja ada syarat tertentu, yaitu jika Anda mengambilnya secara diam-diam tanpa sepengetahuan sang mempelai. 

Heboh Jokowi Mantu, Ada Mitos Pernikahan Jawa | Breaktime
Mitos dalam pernikahan menggunakan adat Jawa
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Paulo Coelho: Rumah Sakit Jiwa & Penulis Ternama

Banyak orang percaya akan hal ini dan mencoba mengambilnya secara diam-diam. Namun, tak sedikit pula yang gagal, karena bunga melati ini terikat sangat kuat dengan benang dan satu rangkaian dengan hiasan kepala. Namun ternyata, menurut seorang budayawan, Mufthi Rahardjo, mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Memang benar saja ada hal-hal seperti itu, tetapi tetap saja saat mengambil harus minta izin dan diikrarkan.

Mufthi juga mengungkapkan bahwa ada waktu-waktu tertentu dan khusus untuk mengambil rangkaian bunga melati tersebut agar bisa menyusul untuk menikah. Waktu yang paling tepat adalah ketika acaranya sudah selesai.

Tak hanya itu saja, ada beberapa mitos lainnya yang juga dipercaya dalam pernikahan adat Jawa, seperti membasuh muka dengan air siraman bekas pengantin. Apabila seseorang melakukan hal ini, khususnya perempuan, maka mereka juga akan segera mendapatkan jodoh.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Be Smarter dengan Beragam Hobi Kaya Manfaat

Mengambil bunga melati bukan hanya di sanggul mempelai wanita, melainkan juga di keris mempelai pria. Maknanya pun sama, siapapun yang mengambil akan enteng jodoh. Bagaimana menurut B’timers?

Boleh saja Anda percaya untuk menghargai tradisi nenek moyang, tetapi juga sah-sah saja jika Anda tidak percaya. Yang paling penting adalah percaya bahwa jodoh di tangan Tuhan. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE