Gelaran Terbuka Jazz Merdeka Teguhkan Indonesia | Breaktime
Gelaran Terbuka Jazz Merdeka Teguhkan Indonesia
21.08.2017

Pagelaran Jazz Gunung 2017 kembali digelar di Amphiteater Terbuka. Pagelaran musik jazz yang diselenggarakan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Desa Wonotoro, Kabupaten Probolinggo. Keindahan alam pegunungan berpadu sempurna dengan alunan musik nan syahdu dari para pengisi acara. Panggung musik yang dilaksanakan selama dua hari ini berjalan sukses pada 18 – 19 Agustus 2017 kemarin.

Selama dua hari, Jazz Gunung 2017 menampilkan bintang-bintang besar dengan kualitas terbaik. Konser musik jazz bertaraf internasional ini berlangsung meriah di hari pertama. Penonton berjumlah kurang lebih 2000 orang memadati panggung terbuka. Euphoria penonton tak lain dan tak bukan dipengaruhi oleh para guest stars hari itu.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Daftar Nama Artis Wajib Tonton di Java Jazz 2017

Menjelang sore, para penonton mulai berdatangan dan memasuki area panggung terbuka. Penampil pertama dimeriahkan oleh Surabaya All Stars dengan lagu-lagunya yang membawa suasana sore semakin rileks. Udara dingin semakin terasa ditandai dengan kabut yang turun.

Gelaran Terbuka Jazz Merdeka Teguhkan Indonesia | Breaktime
Monita Tahalea

Setelah selesai dengan beberapa lagunya, sang pembawa acara super kocak, Alit dan Gundi, memperkenalkan musisi jazz asal Amerika Serikat, Paul McCandless and Charged Particles. Penampilan mereka membuat suasana panggung semakin meriah.

Tak lupa, founder Jazz Gunung, Sigit Pramono, Djaduk Ferianto, dan Butet Kartaredjasa, memberikan sambutan untuk pembukaan pagelaran besar yang digelar setiap tahunnya. Setelah memberikan beberapa sambutan, Monita Tahalea yang merupakan musisi jebolan ajang pencarian bakat pada 2005 ini menghibur penonton dengan karyanya yang mendayu-dayu. Wanita kelahiran 1987 ini jadi salah satu musisi yang paling ditunggu pada gelaran tahun ini.

Monita menyanyikan beberapa lagu dari albumnya seperti Hai, Bisu, Perahu, Saat teduh, dan Breathe. Tak hanya menyanyikan lagu-lagunya, Monita juga menyanyikan satu lagu nasional berjudul Rayuan Pulau Kelapa dan satu lagu karya Yesa Sitompul.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Prambanan Jazz: International Music Festival 2015 Resmi Dibuka

Jazz Gunung kali ini jadi kesempatan kedua bagi Monita bernyanyi di tengah hawa pegunungan. Sebelumnya ia sempat membawa rombongannya di tahun 2014 dan sukses menyedot perhatian para Jamaah Al-Jazziyah, sebutan bagi para penonton Jazz Gunung.

Gelaran Terbuka Jazz Merdeka Teguhkan Indonesia | Breaktime
Maliq and D’Essentials

Penampilan Monita pun dilanjutkan oleh kemampuan gitar Dewa Budjana. Menampilkan beberapa lagu instrumental karyanya yang membuat panggung terbuka semakin memanas. Penampilan maestro Indonesia yang satu ini tak sendirian. Budjana membawa rombongan musisi lainnya dengan kemampuan bermusik yang tak bisa diragukan lagi.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Dance Challenge #BabyShark, Konyol dan Seru!

Jazz Gunung hari pertama pun ditutup sempurna oleh penampilan terbaik Maliq and D’Essentials. Band bergenre pop ini digawangi oleh Angga Cs. Maliq and D’Essentials membawakan beberapa single hitsnya seperti Dia, Pilihanku, Untitled, dan Himalaya. Penampilan mereka benar-benar menghangatkan suasana saat itu dan membuat para penonton ikut terhanyut dalam alunan musik Maliq.

Pagelaran musik di hari pertama pun berjalan dengan sangat sukses dan memuaskan para penonton. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE