Emma Habiskan Separuh Hidup Menjadi Orang Lain | Breaktime
Emma Watson Habiskan Separuh Hidupnya Menjadi Orang Lain
03.12.2015

Mungkin tidak dapat dikategorikan dalam Dissociative Identity Disorder atau ketika seseorang  merasa memiliki personalitas lebih dari satu, salah satu bintang utama dalam film Harry Potter, Emma Watson, mengatakan bahwa dia telah menghabiskan separuh dari hidupnya untuk menjadi orang lain selama 10 tahun.

Tentunya B’timers akan bertanya-tanya, apakah Emma adalah seorang yang memiliki kepribadian ganda atau seorang psikopat? Wow, jangan berburuk sangka dulu, wanita cantik satu ini bukanlah seorang dengan kepribadian ganda apalagi seorang psikopat!

Sejak diplot menjadi pemeran karakter Hermione Granger dalam film yang diadopsi dari novel berjudul sama karangan J K Rowling itu, mulai dari seri pertama yang berjudul, “Harry Potter and the Philoopher’s Stone” sampai dengan seri ke-7 jilid 2, “Harry Potter and the Deadthly Hallows – Part 2,” Emma merasa hidupnya tidak dapat lepas dari karakter iconic tersebut, sebagaimana Daniel Radcliffe sebagai Harry atau juga Rupert Grin sebagai Ron Weasly.

Emma Habiskan Separuh Hidup Menjadi Orang Lain | Breaktime
Emma Watson ingin benar-benar menjadi dirinya sendiri yang lepas dari bayang-bayang Hermione

“Aku tumbuh dan menghabiskan sebagian hidupku untuk berpura-pura menjadi orang lain,” ujarnya seperti ketika diwawancara oleh Porter Magazine.

Dan sekarang, Hermione kecil itu sudah dewasa dan di usianya yang ke-25 ini, Emma ingin benar-benar menjadi dirinya sendiri. Tentunya kesulitan serupa juga terjadi pada siapa saja yang memerankan karakter dalam film tersebut, termasuk Emma. Betapa tidak, ia harus melepaskan diri dari bayang-bayang karakter yang diperankannya selama 10 tahun.

Kini, Emma ingin tampil lebih anggun dan menjaga penampilkan karena dia ingin benar-benar menampilkan sisi feminin dari dalam dirinya. Dia mulai memperhatikan apa yang harus dikenakannya, sampai dengan masalah rambut. Emma benar-benar ingin menjadi fashion and feminist icon setelah tidak lagi memerankan sosok Hermione itu.

Bahkan ketika menonton seri pertama dari film Harry Potter, Emma mengatakan bahwa dia tidak menyukai karakter Hermione di awal tersebut karena rambutnya terlihat sangat aneh dan acak-acakan.

“Di usia saya yang ke-25 ini, untuk pertama kali dalam hidup, saya benar-benar merasa memiliki diri saya sendiri dan nyaman akan hal itu. Saya ingin menjadi diri saya sendiri yang benar-benar otentik,” lanjutnya. (das)

Share This Article