Eko Yuli Raih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade | Breaktime
Eko Yuli Raih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade
09.08.2016

Kabar gembira buat Indonesia datang dari Olimpiade Rio De Janeiro 2016, B’timers. Eko Yuli Irawan, sukses menyabet medali perak untuk cabang olahraga angkat besi 62 KG pada hari Senin, 8 Agustus 2016. Untuk raihan medalinya ini, total angkatan yang dicatatkan Eko Yuli adalah 312 KG dari snatch 142 KG dan clean & jerk 170 KG.

Di angkatan snatch pertama, Eko Yuli berhasil mencatatkan 142 KG, namun pada snatch kedua dan ketiga, saat mencoba mengangkat 146 KG, ia mengalami kegagalan. Kemudian pada bagian Clean & Jerk, Eko Yuli yang bersaing ketat dengan Figueroa, pencetak rekor Olimpiade pada tahun 2012, sukses mengangkat 170 KG di percobaan pertama, lalu Figueroa membalas dengan 172 KG, yang gagal dibalas Eko Yuli saat ia mencoba mengangkat 176 KG.

Mencoba memberikan tantangan di angkatan ketiga, Eko Yuli memilih 179 KG namun gagal mengangkat beban ke atas kepala. Meski demikian, Eko Yuli telah sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia. Tak hanya di Olimpiade 2016, sebelumnya Eko Yuli sudah menorehkan prestasi sebagai atlet angkat besi.

Eko Yuli Raih Medali Perak Angkat Besi Olimpiade | Breaktime
Eko Yuli saat bertanding angkat besi di nomor 62 KG

Eko Yuli pernah meraih medali emas di kejuaraan angkat besi dunia junior yang berlangsung di Praha, Republik Ceko pada tahun 2007. Atlet asal Lampung yang lahir pada 24 Juli 1989 ini juga dianugerahi penghargaan the best lifter di turnamen tersebut. Selain itu, di Olimpiade London 2012, Eko menjadi penyumbang medali pertama dengan raihan medali perunggu kelas 62 KG untuk Indonesia.

Melihat prestasi gemilangnya, tahukah B’timers bahwa Eko berasal dari keluarga yang kurang mampu? Ya, ayahnya yang bernama Saman adalah seorang tukang becak dan ibunya bernama Wastiah, merupakan seorang penjual sayur. Eko pun mulai terjun ke dunia angkat besi setelah menyaksikan sekelompok orang berlatih di klub daerahnya, tujuh tahun lalu. Sejak saat itulah ia merintis karier atletnya.

Kini, atlet kebanggaan Indonesia yang menetap di Kalimantan Timur ini, tengah menanti kelahiran anak pertamanya, lho. Wah, sepertinya bibit unggul penerus Eko Yuli siap kita sambut, ya, B’timers? (md)

Share This Article