Berani Baca, Kisah Mengerikan Terekam Snapchat! | Breaktime
Berani Baca, Kisah Mengerikan Terekam Snapchat!
28.08.2017

Hampir semua pengguna smartphone kekinian pasti familiar dengan media sosial bernama Snapchat. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengambil gambar atau video lalu mengirimkannya kepada teman secara online. Durasinya yang singkat dan dapat digunakan dengan singkat namun tetap menyenangkan ini membuat Snapchat menjadi populer di kalangan anak muda bahkan paruh baya. Tapi tahukah Anda ada beberapa kisah mengerikan di balik berbagai gambar dan video yang diunggah di Snapchat?

Kisah yang pertama berasal dari Massachusetts dan menceritakan 2 orang gadis remaja yang bekerja sebagai babysitter. Alih-alih bekerja dengan baik, kedua gadis tersebut malah berbuat ulah dengan bayi yang dijaganya. Salah seorang gadis tersebut bahkan meletakkan bayi yang tengah menangis itu di dalam freezer. Tak lupa, gadis itu dengan bangga merekam aksinya dan mengunggahnya ke Snapchat, sambil menutup pintu freezer dan berkata “bye” pada bayi yang terjebak di dalamnya. Bayi itu hanya berada di dalam freezer selama sekian detik sebelum gadis yang lain mengeluarkannya. Sayangnya, video tersebut keburu viral dan kedua remaja tersebut dihukum dengan tuntutan membahayakan nyawa anak kecil, penyerangan, dan kekerasan dengan menggunakan senjata mematikan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A5

Video Snapchat yang kedua datang dari pria berusia 26 tahun di Arab Saudi yang telah membunuh 3 ekor kucing dengan menggunakan senapan. Video yang diambil di lingkungan rumahnya di Jeddah tersebut menunjukkan bahwa pria tersebut mengambil selfie dengan fitur telinga dan hidung kucing yang menghiasi wajahnya. Dalam video tersebut, sang pria dengan bangga menceritakan bahwa dia telah membunuh 3 ekor kucing yang selama ini membuat kekacauan dan meninggalkan jejak kotoran di permukaan keempat mobilnya. Pria tersebut lalu dikenai hukuman denda 50.000 riyal (kurang lebih sekitar 177 juta Rupiah) untuk pelanggaran pertama dan hingga 400.000 riyal untuk pengulangan pelanggaran yang sama.

Selanjutnya, terdapat video Snapchat yang direkam Anthony “Peewee” Federico yang berdomisili di Florida, Amerika Serikat. Rekaman Snapchat tersebut menunjukkan aksinya mencuri arloji mewah di rumah teman wanitanya. Setelah dengan konyolnya meminta wanita tersebut untuk menyerahkan arloji miliknya secara percuma, Peewee bergegas ke rumah korban meski teman wanitanya menolak. Di perjalanan, tak lupa Peewee merekam niatnya untuk mencuri dan mengunggah video tersebut melalui aplikasi Snapchat. Video tersebut kemudian disaksikan oleh sang korban dan disimpan ke gadget miliknya sebagai barang bukti. Tak hanya itu, Peewee juga mengunggah video lain di Snapchat berisi dirinya yang tengah memamerkan arloji mewah curiannya. Peewee pun diganjar hukuman penjara dengan tindak pidana perampokan kelas berat di rumah berpenghuni. 

Berani Baca, Kisah Mengerikan Terekam Snapchat! | Breaktime
Cosmo DiNardo berpose dengan senjata pembunuhan miliknya
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy S5 Edge

Lain lagi di Cleveland, Amerika Serikat, sekelompok pria dan wanita merekam adegan penganiayaan yang mereka lakukan terhadap seorang transgender berusia 20 tahun di kompleks perumahan mereka di Brooklyn Centre. Dengan dalih menagih hutang sebesar 15 US$, gerombolan perisak tersebut memaksa sang korban untuk mencuci mobil tua merk Sean Tolbert berusia 19 tahun. Setiap kali sang korban melewatkan sesenti saja area mobil, mereka akan memukulnya dengan menggunakan papan kayu. Berdasarkan laporan polisi, tindakan kekerasan yang tersebar di Internet melalui aplikasi Snapchat tersebut rupanya telah berlangsung selama beberapa lama melalui teror mereka kepada korban.

Tak hanya perampokan dan penganiayaan, sebuah kasus pembunuhan juga terungkap berkat unggahan di akun Snapchat miliknya. Cosmo DiNardo, seorang pembunuh berantai asal Pennsylvania, Amerika Serikat mengaku melalui unggahan foto di Snapchat bahwa dirinya telah membunuh sekelompok remaja yang menurutnya merupakan “pecandu narkoba tak berguna yang mempermalukan orangtua mereka.” Pembunuh berusia 20 tahun yang memiliki riwayat penyakit jiwa dan schizophrenia tersebut mengakui kejahatannya dengan bangga sambil berpose menggunakan senjata pembunuhan berupa revolver miliknya. DiNardo awalnya berpura-pura sebagai pengedar narkoba lalu membunuh keempat remaja tersebut dan mengubur mereka di pertanian milik orangtuanya.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sumpah, Begini Penampakan Terbaru Dari Snapchat!

Kisah selanjutnya yang tak kalah disturbing berasal dari seorang korban pemerkosaan di Ohio, Amerika Serikat yang merekam insiden yang dialaminya lalu mengunggahnya di Snapchat. Wanita tersebut nampak mabuk saat diperkosa oleh kakeknya sendiri, James Allen. Pria berusia 77 tahun tersebut segera dipenjara dan dikenai denda 1 juta US$ setelah teman sang korban menyaksikan video dan bergegas melapor ke polisi.

Nah, B’timers, sebaiknya Anda bijak dalam menggunakan Snapchat dan media sosial lainnya ya, apalagi jangan sampai menggunakannya untuk berbuat kriminal. (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE