Ada Pohon Berbuah Kambing & Fakta Aneh Lainnya! | Breaktime
Ada Pohon Berbuah Kambing & Fakta Aneh Lainnya!
13.09.2017

Di zaman modern ini, banyaknya penemuan ilmiah tentu tak menutupi fakta bahwa alam masihlah misterius dan dipenuhi dengan berbagai fenomena menarik. Penemuan ilmiah oleh para ilmuwan kebanyakan hanya berusaha menjelaskan kejadian alam yang banyak ditemui di sebagian besar wilayah dunia. Padahal, masih ada banyak kawasan di dunia yang belum terjamah dan menyimpan keunikan tersendiri.

Bayangkan saja, di era milenial seperti sekarang ini, masih saja ada kejadian-kejadian aneh yang nggak masuk akal. Bahkan beberapa kejadian tersebut terjadi di negara-negara maju. Penasaran, kan? Yuk, buktikan berbagai fenomena alam unik yang dijamin tak akan Anda pernah jumpai setiap hari.

Pohon berbuah kambing di Maroko

B’timers jangan heran dengan fenomena yang satu ini karena kambing yang bertengger di atas pohon merupakan pemandangan yang umum terjadi di Maroko. Di salah satu negara Afrika tersebut, para peternak kambing tak lagi heran menyaksikan kambing yang memanjat dahan pohon argan, terutama yang sedang berbuah. Uniknya, kerumunan kambing tersebut tak hanya memanjat pohon argan tapi juga memakan buahnya.  Buah argan yang memiliki citarasa seperti buah zaitun tersebut akan dimakan hingga menyisakan biji buah argan yang dikeluarkan lewat kotoran kambing dalam kondisi tak terserna. Biji yang memiliki 3 bongkahan tersebut nantinya dapat diolah menjadi minyak argan yang dapat digunakan untuk memasak maupun bahan kosmetik.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Pesona Lokasi Syuting Serial Hits Game of Thrones

Sayangnya, pohon argan belakangan ini mulai sulit ditemui karena tidak seimbangnya proses pertumbuhan alami dari biji pohon argan yang kebanyakan diolah langsung oleh manusia. Tradisi mengolah biji argan yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut rupanya menghambat proses persebaran pohon argan sehingga menjadi kian langka. Belum lagi karena pohon argan terlalu banyak ditebang untuk memanfaatkan kayunya. Para pecinta lingkungan setempat telah ebrupaya untuk melakukan konservasi pohon argan dan melarang para peternak untuk membiarkan kambing mereka merumput di pucuk pohon argan sehingga buah-buahnya bisa matang sempurna dan jatuh secara alami. Buah argan yang berjatuhan nantinya akan dipungut dan diolah oleh berbagai industri minyak.

Badai petir abadi di Venezuela

Fenomena alam unik yang dalam bahasa setempat disebut dengan Relámpago del Catatumbo atau yang berarti petir Catatumbo ini dinamakan demikian karena lokasi kejadiannya ialah di permukaan Sungai Catatumbo yang bermuara ke Danau Maracaibo, Venezuela. Fenomena alam yang satu ini terjadi karena terdapat letupan petir antar gumpalan awan yang memancarkan bunga api listrik sepanjang lebih dari 5 kilometer dengan frekuensi cukup tinggi yakni sebanyak 140 hingga 160 malam tiap tahunnya, 10 jam tiap malamnya, dan menggelegar sebanyak 280 kali dalam 1 jam. 

Ada Pohon Berbuah Kambing & Fakta Aneh Lainnya! | Breaktime
Fenomena petir abadi di Venezuela
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Serius, Foto Di Instagram Bisa Tunjukkan Depresi?

Di masa lampau, fenomena alam tersebut dijuluki Maracaibo Beacon (Mercusuar Maracaibo) karena cahaya kilatnya dijadikan oleh para pelaut sebagai pengganti mercusuar. Fenomena petir legendaris tersebut disebabkan oleh hempasan angin dari Pengunungan Andes yang menabrak metan dan berbagai gas hasil dekomposisi unsur organik dari kawasan rawa yang menghasilkan komponen gas yang merambat naik dan bertabrakan dengan badai dan menghasilkan sekelompok gas yang lebih ringan dari udara hingga menimbulkan badai. Para pecinta alam sepakat memohon kepada UNESCO bahwa kawasan tersebut dilindungi dianggap sebagai generator tunggal yang membentuk lapisan ozon, berdasarkan intensitas gesekan antar awan yang membentuk frekuensi tinggi listrik yang dihasilkan.

Hujan ikan di Honduras

Hal ini merupakan fenomena unik yang hanya terjadi di Honduras, tepatnya di kawasan Departamento de Yoro, sekitar bulan Mei hingga Juli. Para saksi mata yang pernah melihat langsung kejadian hujan ikan ini mengaku bahwa peristiwa tersebut biasanya diawali oleh awan gelap di langit yang kemudian diikuti dengan  munculnya kilat, petir, serta hujan deras dan angin kencang selama 2 hingga 3 jam. Begitu badai berhenti, ribuan ikan hidup akan ditemukan tergeletak di permukaan tanah. Masyarakat kemudian akan memunguti ikan-ikan tersebut satu persatu untuk dibawa pulang dan dimasak. Sejak tahun 1998, momen tersebut selalu dimanfaatkan oleh penduduk lokal untuk mengadakan Festival de la Lluvia de Peces (Festival Hujan Ikan) sebagai salah satu atraksi wisata menarik bagi mereka yang ingin menyaksikan festival tahunan tersebut.

Ada Pohon Berbuah Kambing & Fakta Aneh Lainnya! | Breaktime
Fenomena Black Sun di Denmark
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Buku-Buku Ini Berikan Racun Para Pembacanya!

Matahari hitam di Denmark

Berlanjut ke Denmark, selama musim semi terjadi fenomena alam unik yang disebut juga dengan Black Sun. Sekitar satu setengah jam menjelang matahari terbenam, sekawanan burung jalak Eropa akan nampak terbang di langit senja dari segala penjuru dan membentuk formasi bergerombol menutupi angkasa. Fenomena tersebut dapat disaksikan di awal musim semi di sepanjang kawasan rawa-rawa di Denmark bagian barat, tepatnya sekitar bulan Maret hingga pertengahan April. Kawanan burung jalak tersebut akan melakukan perjalanan migrasi dari selatan dan menghabiskan siang hari di padang rumput dengan mengumpulkan makanan lalu tidur di pucuk alang-alang ketika hari gelap.

Fenomena alam unik apakah yang pernah B’timers saksikan di tempat tinggal Anda? (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE