5 Lagu Paling Menyedihkan Sepanjang Sejarah | Breaktime
5 Lagu Paling Menyedihkan Sepanjang Sejarah
19.02.2017

Musik adalah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Setuju, kan B’timers? Bayangkan saja bagaimana jadinya jika tidak ada musik di dunia ini. Sejak jaman dulu, musik sudah ada di dunia. Meski musik pada jaman dulu tidak seindah sekarang. Itu juga karena perkembangan dan kemajuan yang telah terjadi sedemikian rupa.

Musik tak bisa lepas dari hidup seseorang. Dengan musik, orang bisa merasa bahagia atau sedih. Yup, musik memang bisa memboost mood seseorang. Banyak jenis musik yang memang berhasil membuat para pendengarnya ikut larut dalam lagu. Seperti lagu-lagu berikut ini. Tahukah Anda bahwa ternyata ada lagu-lagu menyedihkan sepanjang sejarah. Apa saja, ya kira-kira?

Lagu Tears in Heaven milik Eric Clapton ini berhasil menjadi lagu paling menyedihkan sepanjang sejarah. Lagu ini dibuat dan diciptakan untuk mengenang anaknya yang, Conor yang baru berusia 4 tahun. Ia meninggal karena terjatuh dari lantai 53 di sebuah bangunan di New York pada tahun 1991. Lagu ini ditulis oleh Will Jennings.

Red Hot Chili Peppers juga berhasil menciptakan lagu dengan judul Under the Bridge. Lagu ini cukup fenomenal dengan lirik yang sangat menyayat hati “Sometimes I feel like I don’t have a partner / sometimes I feel like my only friend / is the city I live in / the city of angels / lonely as I am / together we cry”. Bagaimana menurut B’timers?

Lagu selanjutnya adalah Everybody Hurts milik R.E.M. Band yang satu ini selalu berhasil menciptakan lagu-lagu menyedihkan. Namun, lagu ini menjadi yang paling menyedihkan sepanjang sejarah. Lagu ini menyedihkan ketika dalam video clipnya terlihat seseorang yang depresi akibat kemacetan lalu lintas. Lagu ini sangat terkenal di tahun 1993. Kalau penasaran, coba dengarkan, deh B’timers!

Cat’s in the Cradle juga jadi lagu paling meyedihkan sepanjang masa. Lagu milik Harry Chapin ini menceritakan seorang Ayah yang terlalu sibuk sampai tidak pernah meluangkan waktunya untuk sang anak. Sampai akhirnya ketika sang anak tumbuh dewasa, mereka tetap tidak punya waktu karena sang anak terlalu sibuk dengan urusannya. Sayannya Chapin meninggal pada tahun 1981 dalam sebuah kecelakaan mobil.

Siapa yang tidak kenal Nirvana? Tak hanya menjadi band legendaris papan atas dunia, Nirvana ternyata juga punya sebuah lagu yang dianggap sangat menyedihkan sepanjang sejarah. Judulnya Something in the Way. Lagu ballad milik Nirvana ini menceritakan tentang orang-orang yang hidup di kolong jembatan.

Nah, jadi itulah beberapa lagu paling menyedihkan sepanjang sejarah. B’timers pasti penasaran, kan? Langsung saja dengarkan lagunya dan pahami liriknya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE