Quote Film Indonesia Legendaris Penggetar Kalbu | Breaktime
4 Quote Film Indonesia Legendaris Penggetar Kalbu
22.06.2016

Banyak hal yang bisa dipetik dari film. Salah satunya belajar tentang makna hidup. Tak jarang film menghadirkan kisah tertentu yang kalimatnya sulit dilupakan, bahkan bisa menjadi pedoman hidup. Dan inilah 4 quote keren yang dijamin membuat hati B’timers tergugah.

Soe Hok Gie (2005)

Jika Anda sudah melihat film ini, sungguh, tidak ada alasan untuk tidak jatuh cinta dengan kisahnya. Film biografi Soe Hok Gie yang diperankan oleh Nicholas Saputra ini akan membuat Anda merenung tentang sesuatu yang mungkin tak pernah Anda tahu dan pahami. Dan inilah salah satu quote yang disukai anak-anak muda peduli kehidupan.

“Memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.”

Quote Film Indonesia Legendaris Penggetar Kalbu | Breaktime
Wajah Soe Hok Gie dalam sketsa

5 cm. (2012)

5 cm. adalah film persahabatan 5 sekawan yang membius jiwa. Salah satu quote terkenal dari film ini adalah ketika mereka akan mendaki gunung Semeru dengan penuh kekaguman.

“Yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa.”

Quote Film Indonesia Legendaris Penggetar Kalbu | Breaktime
Pemeran film 5 cm.

Rumah Maida (2009)

Rumah Maida adalah film yang dibintangi oleh Atiqah Hasiholan dan menceritakan perjuangan seorang perempuan untuk menyelamatkan sebuah rumah bersejarah dari seorang pengembang. Salah satu kutipan keren yang terdapat di film tersebut adalah:

“Beginilah sejarah, yang manis kita rayakan dan yang pahit kita catat agar jangan terjadi lagi.”

Laskar Pelangi (2008)

Selanjutnya adalah film terbaik sepanjang zaman, Laskar Pelangi. Film yang mengadopsi novel karya Andrea Hirata ini sukses menggebrak Indonesia bahkan dunia dengan kisahnya yang indah dan kesusastraannya yang cantik. Berikut adalah salah satu dari banyak kutipan film yang rilis pada 2008 ini.

“Hiduplah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya.”

Bagaimana, B’timers? (nap)

Share This Article