Wow! Ini 3 Film Propaganda Disney Tentang PD-2 | Breaktime
Wow! Ini 3 Film Propaganda Disney Tentang PD-2
02.04.2017

Selama ini Walt Disney dikenal luas sebagai pembuat film-film yang ramah untuk anak-anak sekaligus banyak mengajarkan tentang pesan-pesan moral bagi penontonnya. Dan jauh sebelum Walt Disney terkenal akan memasukkan funny-not-so-funny-sexual-innuendo-jokes-nya, Walt Disney pernah membuat film berisikan pesan propaganda perang yang merupakan pesanan dari pemerintah Amerika Serikat dan Canada selama masa Perang Dunia ke-II. Film-film mana sajakah itu? 

Dapatkah Anda menangkap pesan Anti-Nazi nya?

Der Fuehrer’s Face

Film kartun Walt Disney ini menggunakan salah satu maskotnya yaitu Donald Duck yang terbangun dan menyadari bahwa ia berada di dunia tempat Nazi berkuasa. Adegan dimulai dengan aktivitas yang ia lakukan setelah bangun pagi, yaitu dengan menyantap sarapan berupa roti basi dan secangkir kopi panas.

Setelah menyantap sarapannya, ia kemudian beranjak untuk bekerja di pabrik. Di pabrik tersebut, seluruh pekerjanya diawasi dengan sangat ketat. DI pabrik tersebut, seluruh pegawai diwajibkan untuk mengucapkan salam “Heil Hitler” dengan benar, dan saat Donald gagal melakukannya, ia pun diberondong dengan laras senapan tepat di bagian kepalanya. Lama-kelamaan, Donald break down under pressure dan nyaris gila.

Baca juga: TONTON BATTLE OF SURABAYA, ANIMASI INDONESIA YANG DILIRIK WALT DISNEY

Sampai ia menyadari bahwa itu semua hanyalah mimpi buruk. Ia terbangun dari tidurnya dan betapa bahagianya ia bahwa ternyata ia berada di negaranya sendiri, yaitu Amerika Serikat.

Film Der Fuehrer’s Face berhasil menyabet penghargaan Academy Award untuk kategori Best Animated Short Subject di tahun 1943. Dalam filmnya tersebut, Walt Disney menyampaikan pesan bahwa ia merupakan orang yang mengecam keras keberadaan Nazi dan mengingatkan warga negara Amerika Serikat bahwa mereka sangat beruntung mereka tidak hidup di bawah kontrol Nazi seperti yang dialami oleh warga negara Jerman pada saat itu. 

Donald Gets Drafted

Lagi-lagi, Walt Disney menggunakan si bebek penggerutu Donald Duck dalam film kartun ini. Donald Gets Drafted menceritakan tentang Donald Duck yang berkeinginan untuk bergabung menjadi tentara AS saat ia melintasi barak tentara dengan papan tulisan yang mengajak para pria muda Amerika untuk bergabung dengan US Army.

Baca juga: TONTON FILM ANIMASI MENARIK; NERDLAND

Namun malangnya bagi Donald, para petinggi tentara menolak permintaannya, dan mengatakan bahwa ia wajib mengikuti serangkaian tes. Donald kemudian harus rela mengikuti mulai dari tes fisik, dan ia juga dipaksa untuk selalu patuh, walaupun ia dihadapkan dengan keadaan yang membuatnya tersiksa, seperti berdiri di atas kerumunan semut api. Alas, di akhir cerita Donald berakhir sebagai tenaga pekerja yang bertugas untuk mengupas kentang, dan not even once ia dikirimkan menuju medan peperangan.

Film ini dibuat sebagai respons kritik dari Walt Disney yang mengecam proposal aturan usia penerimaan tentara yang merekrut pemuda-pemuda berusia 18 tahun. Walt Disney menganggap bahwa pemuda-pemuda di usia semuda itu masih terlalu muda dan naif, sehingga seperti Donald, mereka dapat dengan mudah ditipu dan memperoleh posisi yang tidak sesuai dengan apa yang mereka bayangkan.

The Old Army Game

Film ini berkisah tentang tokoh Pete, seorang anjing yang memiliki postur tubuh seperti manusia menjadi seorang komandan perang yang menangkap basah Donald yang menyelinap keluar di malam hari. Donald yang dikejutkan dengan kehadiran Pete di tempat tidurnya berusaha melarikan diri, sedangkan Pete berusaha untuk menangkap dan menghukum Donald karena ia telah melanggar peraturan malam.

Adegan yang ringan dan comical tersebut pun mulai berubah sedikit serius ketika Donald tertangkap dan dilemparkan oleh Pete melewati pagar kawat. Donald mengira bahwa kedua kakinya terpotong dan meraih senapan milik Pete dan mengarahkannya ke kepalanya sendiri, dengan niat untuk melakukan bunuh diri.

Baca juga: FAKTA UNIK ANIMASI TERBARU DREAMWORKS, “TROLLS”

Pete pun mengatakan bahwa it’s okay bagi Donald untuk bunuh diri, namun ia harus melakukannya jauh di tempat dimana Pete tidak dapat melihatnya. Donald pun merangkak menjauhi Pete, namun kemudian ia menyadari bahwa ternyata ia hanya terperosok di dalam lubang dan ia sama sekali tidak kehilangan kedua kakinya. Adegan diakhiri dengan lanjutan kejar-kejaran antara Pete dan Donald.

Nah, apa ya pesan dari film ini? Dibandingkan beberapa film lain yang menyatakan dukungan Disney akan pembiayaan perang untuk US troops, di dalam film ini Walt Disney menekankan tentang sisi gelap dari peperangan, yaitu seorang tentara yang menjadi cacat karena kehilangan kedua kakinya di medan perang, sehingga membuatnya merasa bahwa ia telah kehilangan segalanya.

Wow, siapa yang menyangka kalau film Walt Disney pada masa itu memiliki pesan-pesan yang sangat dalam ya, B’Timers? (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE