Triangle, Film Deddy Corbuzier yang Dibuat dengan Kamera Smartphone
Triangle, Film Deddy Corbuzier yang Dibuat dengan Kamera Smartphone
01.09.2015

Beberapa waktu lalu, Deddy Corbuzier memutuskan untuk berhenti dari dunia sulap. Hengkang dari sulap, bukan berarti Deddy mundur dari dunia hiburan. Kini, Deddy lebih aktif di dunia peran dan fokus pada proyek film Triangle. Seperti apa kisah dan proses pembuatannya?

Triangle

24 Agustus lalu, Dedy baru saja merilis bagian kedua dari trilogi Triangle. Film kedua berjudul The Golden Side ini menyusul kakaknya yang dirilis pada 28 Juni 2015, The Red Side.

Film pendek yang terdiri dari tiga bagian ini, menceritakan tentang penculikan Askanio Nikola Corbuzier, anak Deddy Corbuzier, oleh penjahat kelas kakap yang diperankan Volland Humonggio. Deddy dibantu oleh Chika Jessica untuk merebut kembali Azka dari tangan sang penjahat. Mengambil tema film laga, Triangle banyak dihiasi aksi martial art para pemainnya, termasuk Azka dan Chika.

Baca juga: FILM INDONESIA TAK KALAH DENGAN HOLLYWOOD, INI BUKTINYA!

Proses pembuatan

Film pendek ini dibuat hanya dengan berbekal kamera smartphone beresolusi tinggi. Seri pertama Triangle yang berdurasi 5 menit, menghabiskan waktu 3 jam untuk pengambilan gambar. Sedangkan seri ke dua yang berdurasi 25 menit,  menghabiskan waktu 8 jam untuk pembuatannya.

Meskipun hanya sebuah film pendek, Triangle didukung oleh sederet selebriti Indonesia, seperti Indro ‘Warkop’, Sarah Sechan, dan Olla Ramlan, yang semuanya rela tak dibayar demi dedikasinya untuk dunia perfilman Indonesia. Di akhir film, Indro ‘Warkop’ juga sempat menyampaikan pendapatnya mengenai Triangle.

Jika umumnya film laga digantikan stuntman dalam adegan pertarungan, Triangle sama sekali tak menggunakan pemeran pengganti, bahkan tanpa koreografi dan alat bantu seperti kasur maupun tali. Ini semua karena mereka yang terlibat dalam pembuatannya merupakan orang-orang yang benar-benar terlatih dibidang martial art. Bahkan, Chika Jessica juga menunjukkan hasil latihan martial art yang dilakoninya selama ini. Jadi, jangan heran dengan adegan fighting yang benar-benar natural.

Kritik terhadap Triangle

Kritik pedas Gareth dan jawaban Deddy
Kritik pedas Gareth dan jawaban Deddy

Ramai dibicarakan dan banyak mendapat pujian, Triangle tak terlepas dari kritik pedas yang membuat Deddy naik pitam. Bagaimana tidak, film garapannya tersebut, mendapat sindiran dari Gareth Evans, sutradara The Raid. Menaggapi kritik tak menyenangkan tersebut, Deddy membalasnya dengan sebuah foto yang menampilkan kritik dari Gareth dan caption yang berisi kritik balasannya.

Share This Article