The Space Between Us, Kisah Cinta Mars & Bumi | Breaktime
The Space Between Us, Kisah Cinta Mars & Bumi
02.02.2017

Memasuki tahun 2017, para movie lovers sudah disuguhkan dengan hadirnya film-film baru. Nah, tidak terasa sekarang sudah masuk ke bulan Februari. Mengawali bulan Februari yang disebut juga dengan bulan kasih sayang, STX Entertainment menyuguhkan sebuah film dengan genre romantic sci-fi. Film ini disutradarai oleh Peter Chelsom. Film yang akan rilis besok, 3 Februari 2017 ini dibintangi oleh Asa Butterfield, Britt Robertson, Gary Oldman, dan Carla Gugino.

Film ini memberikan cerita yang unik dan fresh untuk para movie lovers. Yup, film The Space Between Us mengisahkan tentang seorang bayi pertama yang lahir di Mars. Sang Ibu meninggal saat melahirkannya. Akhirnya ia hidup sendirian di Mars. Ketika beranjang dewasa, tepatnya pada usia 16 tahun, ia memutuskan untuk berteman online dengan seorang gadis yang berasal dari bumi. Sampai akhirnya keduanya ingin sekali bertemu dan melakukan petualangan agar anak laki-laki ini bisa sampai di bumi.

Bagaimana B’timers, membaca sinopsisnya saja bikin penasaran dan bertanya-tanya mengapa dia bisa lahir di Mars? Siapa gadis tersebut? Bagaimana bisa berhubungan? Dan bagaimana cara untuk sampai ke bumi? Tak hanya itu saja, B’timers. Ada fakta-fakta lain di balik film The Space Between Us ini yang membuatnya wajib banget untuk ditonton di awal Februari. Kira-kira apa saja, sih fakta menariknya?

The Space Between Us, Kisah Cinta Mars & Bumi | Breaktime
Seorang bayi lahir dan tumbuh besar di Mars

Film ini tidak diangkat dari buku. Ini adalah fakta pertama dari film The Space Between Us. Memang saat ini banyak sekali film yang diangkat dari buku, tetapi sang sutradara dan penulis cerita ini tidak ikut masuk dalam tren tersebut. Hanya terlintas di pikiran mereka bagaimana jika ada seorang bayi yang lahir di Mars. Dari visi tersebut, lahirlah film ini. Berawal dari seorang wanita yang memiliki komplikasi selama kelahiran. Akhirnya sang bayi yang diberi nama Gardner Elliot diperankan oleh Asa Butterfield, hidup dan tumbuh secara misterius di Mars.

Fakta selanjutnya ternyata hal yang terjadi di film ini juga bisa terjadi di dunia nyata, lho. Ini karena perbincangan sang produser, Richard Lewis dengan pihak NASA. Beberapa tahun ke depan, hal ini tidak akan menjadi sesuatu yang mengejutkan bagi manusia bumi.

Dalam film, Gardner harus menunggu sampai usianya 16 tahun untuk bisa berkunjung ke bumi. Namun, semua tidak akan berjalan normal, karena gravitasi di Mars dan di bumi berbeda. Saat berkunjung ke bumi, Gardner bisa menghancurkan tulang dan organ hatinya karena perbedaan gravitasi.

The Space Between Us, Kisah Cinta Mars & Bumi | Breaktime
Ia pun menjalin hubungan dengan perempuan asal Bumi

Lalu, untuk soal hubungan percintaan antar planet, apakah itu mungkin? Yup, semua dijelaskan dalam film The Space Between Us. Pada saat Gardner tumbuh dewasa, ia sangat ingin mendapatkan cara untuk berhubungan dengan manusia yang ada di bumi. Akhirnya ia menggunakan koneksi internet secara rahasia yang pada akhirnya bisa membuatnya mengenal Tulsa, gadis yang diperankan oleh Britt Robertson.

Sosok Gary Oldman dalam film yang merupakan ayah Gardner terinspirasi dari sosok nyata, yaitu Elon Musk yang merupakan seorang pria dengan misi untuk memulai program kolonisasi di Mars. Film ini dibuat di beberapa tempat juga, B’timers, antara lain New Mexico, Nevada, dan Utah.

Pada akhirnya film ini juga menunjukkan tentang perjuangan manusia. Yup, tak bisa dipungkiri bahwa film The Space Between Us ini sarat akan nuansa sci-fi, romansa, dan bahkan komedi. Padahal, inti sebenarnya, film ini menceritakan tentang perjalanan seorang Gardner untuk menjadi seorang manusia. Jadi, wajib banget untuk B’timers nonton film The Space Between Us ini! (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE