Seberapa Jauhkah Anda Rela Berkorban Demi Cinta? | Breaktime
Seberapa Jauhkah Anda Rela Berkorban Demi Cinta?
13.01.2017

B’Timers, ketika Anda sedang jatuh cinta, seberapa besarkah pengorbanan yang Anda lakukan untuk mendapatkan cinta dari pujaan hati Anda? Akankah Anda menjalankan semua jurus lihai yang Anda miliki, atau bahkan Anda akan dengan nekat menempuh jalur beresiko dan berbahaya untuk memperoleh perhatian darinya?

Cinta memang merupakan satu hal yang paling murni dan yang paling diidamkan oleh semua insan di dunia. Bahkan pepatah yang mengungkapkan bahwa jika ada hal yang paling murni dan suci di dunia ini, maka hal itu adalah cinta. Cinta juga dapat menjadi candu yang memabukkan sehingga orang yang sedang mabuk kepayang dibuai cinta dapat melakukan berbagai macam hal yang membahayakan.

Cinta yang memabukkan adalah tema utama dari film drama Indonesia yang berjudul Demi Cinta ini. Dalam drama komedi besutan Azhar Kinoy Lubis ini, Anda akan diperkenalkan dengan dua orang tokoh utama yaitu Bagus dan Masbin. Bagus dan Masbin adalah saudara sepupu yang memiliki sifat dasar yang sama: Mereka rela mengorbankan apapun demi mendapatkan cinta. Suatu hari Bagus bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Cempaka yang merupakan tetangga di rusun yang ditinggali oleh Bagus dan saudara sepupunya. Setelah ia mencurahkan isi hatinya kepada Masbin, Masbin mengatakan bahwa wanita hanya akan menaruh perhatian kepada pria yang berada di level yang sama dengannya. Dengan kata lain, Bagus harus mampu menyesuaikan levelnya dengan gadis incarannya. 

Mengejar level Cempaka yang merupakan sekretaris direktur terasa sangat mustahil bagi Bagus yang hanya seorang pemuda lulusan SMA yang pengangguran. Celah yang begitu lebar di antara mereka membuat Bagus patah arang. Akan tetapi, semangat kompetitif Bagus muncul ketika suatu hari ia melihat Cempaka didekati oleh seorang pria yang dapat dibilang memiliki tingkatan yang lebih tinggi dan terlihat lebih perlente dibandingkan Bagus.

Di saat yang sama, Bagus mendapatkan tawaran pekerjaan dari Syamsudin untuk bekerja pada seorang pelaku kriminal yang kini mendekam di penjara bernama Tony. Pada awalnya, tentu Bagus merasa sedikit ragu dan takut, apalagi ketika ia mengetahui syarat dari Tony bahwa jika ia ingin bekerja menjadi anak buah Toni ia harus paling tidak memiliki pengalaman melakukan tindak kejahatan. Akan tetapi, setelah ia mengingat wajah kompetitornya, dan dengan iming-iming cepat kaya, Bagus pun menerima tawaran pekerjaan tersebut.

Untuk dapat bekerja pada Tony, Bagus harus pernah paling tidak melakukan satu tindak kejahatan. Dan menuruti saran dari Masbin, mereka berdua pun berangkat melakukan tindakan penculikan anak. Akan tetapi, berkat kepolosan Bagus, tindakan kriminal mereka pun menjadi rumit, terlebih lagi ketika mereka mengetahui bahwa anak yang mereka culik adalah anak dari istri simpanan Tony. Wah, kira=kira bagaimana akhir dari ceritanya, ya? Berhasilkah Bagus menyelesaikan misinya? Dan apakah pengorbanan cinta yang ia lakukan tidak sia-sia?

Mengangkat topik kriminalitas yang seharusnya cenderung berat, Anda justru akan dibuat tertawa terpingkal-pingkal dengan kelucuan tingkah para tokoh di dalam film ini, terutama kepolosan Bagus dan Masbin yang kewalahan menanggapi tingkah polos dari saudara sepupunya. Anda juga akan dihibur dan dibuat berdecak kagum dengan kemampuan akting para aktor dan aktris Indonesia, seperti Ricky Harun, Tora Sudiro, Titi Kamal, Farali Khan, dan artis-artis lainnya. Hmmm, tidak ada salahnya memasukkan film ini ke watch list Anda di akhir pekan nih, B’Timers! (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE