Review Film Keren: ‘Pelé: The Birth of a Legend’ | Breaktime
Review Film Keren: ‘Pelé: The Birth of a Legend’
09.05.2016

Film keren tentang seorang legenda sepakbola hadir untuk Anda yang gibol, B’timers. Anda yang sudah menunggu-nunggu film Pelé: The Birth of a Legend pasti senang bukan kepalang karena film ini sudah rilis di Amerika Serikat pada Jumat 6 Mei 2016 lalu. Film yang mengangkat biografi pesepakbola legendaris Edison Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal dengan nama Pelé ini siap membuat Anda tersihir dan pulang membawa banyak motivasi.

Pelé sendiri merupakan seorang pesepakbola asal Brasil yang berjaya sejak di era ’60-an. Ia lahir di Três Corações, Brasil, pada 23 Oktober 1940 silam. Pelé mengawali debutnya bersama club kecil Brasil Santos FC pada 1957 di usianya yang masih 16 tahun. Tak memakan waktu lama setelah debutnya, Pelé kemudian dipanggil untuk bergabung dengan tim nasional Brasil.

Sesudah penampilannya di Piala Dunia 1962, tim raksasa eropa seperti Real Madrid, Manchester United dan Juventus mulai mengincarnya. Namun hal ini dicegah oleh pemerintah Brasil dengan alasan bahwa Pelé adalah bagian dari harta karun negara dan tidak diperbolehkan bermain sepakbola di luar Brasil.

Lebih dari itu, di film Pelé: The Birth of a Legend ini menceritakan kehidupan sang legenda yang suram di masa kecilnya. Pelé pada awalnya mendapatkan penghinaan di sekolah sekolah karena tumbuh sebagai anak miskin. Film tersebut terkait petualangan sepakbola anak-anak kurang beruntung, termasuk Pelé, di lingkungan yang tertinggal.

Dengan penuh keharuan, film yang disutradarai dan ditulis oleh Jeff Zimbalist dan Michael Zimbalist ini menampilkan Pelé kecil dan teman-temannya yang mengikuti kompetisi pemuda. Tim mereka yang dijuluki "orang-orang tanpa sepatu" berusaha keras untuk menempuh apapun demi jalan ke final sebelum skuad kelas atas mengganggu mereka dan membayanginya dengan kekalahan.

Meski dialog di film ini cukup canggung didengar, namun penggemar sepakbola akan bersenang-senang dengan karakter-karakter terkenal di dalam film tersebut. Sebut saja Felipe Simas sebagai pemain sayap Falstaffian Garrincha dan Fernando Caruso yang emosional sebagai gelandang Zito. Intinya, film ini dijamin sukses membuat Anda berkaca-kaca sekaligus termotivasi untuk melakukan yang terbaik meski berada dalam keterbatasan.

Film ini mengambil lokasi syuting sepenuhnya di Brasil. Dengan Leonardo Carvalho dan Kevin de Paula memainkan karakter sang legenda masing-masing pada usia 9 dan 17 tahun. “Dua aktor muda yang memainkan diri saya saat masih muda akan menjadi bintang besar, karena keterampilan mereka baik di layar dan di lapangan sepakbola sudah terbukti," puji Pelé pada dua aktor yang memainkan karakternya.

Sayangnya, film ini dirilis secara terbatas di Amerika dan beberapa negara lainnya. Belum diketahui apakah Pelé: The Birth of a Legend ini akan dirilis juga di Indonesia. (nap)

Share This Article