Putaran Tragis Roda Asmara ala Wonder Wheel | Breaktime
Putaran Tragis Roda Asmara ala Wonder Wheel
27.11.2017

Dengan berlatar suasana pasca perang tahun 1950-an di Amerika Serikat, Wonder Wheel menawarkan film drama kriminal dengan sentuhan berbeda yang dijamin akan memanjakan visual Anda. Film yang disutradarai oleh Woody Allen tersebut mengisahkan kehidupan di seputar peliknya kehidupan rumah tangga Ginny, dibintangi oleh Kate Winslet dan sang suami Humpty, dibintangi oleh Jim Belushi, yang tinggal di apartemen mereka yang terletak persis di belakang bianglala raksasa Wonder Wheel di taman hiburan di Coney Island.

Judul film yang merujuk pada bianglala raksasa bertajuk Wonder Wheel tersebut nampaknya merupakan simbol betapa pentingnya sosok bianglala Wonder Wheel dalam kehidupan para karakter film. Jalan kehidupan mereka saling berkelindan dan berpusar di antara Ginny yang merupakan mantan aktris dan kini terpaksa menjalani kehidupan membosankan sebagai istri Humpty, sang operator Wonder Wheel, serta sebagai pelayan di Ruby’s Clam House. Kejenuhan mantan aktris yang diperankan dengan sangat apik oleh Kate Winslet tersebut memudar sejak hadirnya Mickey Rubin, seorang penjaga pantai pretensius yang diperankan oleh Justin Timberlake.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sensualitas Romantis Sinopsis Fifty Shades Freed

Mickey sendiri konon bercita-cita menjadi sutradara, sangat kontras sekaligus serasi dengan masa lalu Ginny yang merupakan seorang aktris. Kate Winslet sekali lagi menunjukkan kepiawaian aktingnya lewat karakter Ginny yang, seperti ujarnya kepada Mickey kelak, bukanlah seorang pelayan melainkan seorang aktris yang tengah berperan sebagai pelayan. Berkhayal akan dunia nyatanya yang bak panggung sandiwara tersebut memantik chemistry antara Ginny dengan Mickey, hingga keduanya terlibat affair. Drama percintaan berlatar suasana klasik dan teknik sinematografi serba oranye dan naskah dialog bak panggung teater tersebut sekilas menunjukkan bahwa kehidupan Ginny sekali lagi berbahagia dan menemukan esensinya.

Putaran Tragis Roda Asmara ala Wonder Wheel | Breaktime
Kejutan kisah cinta tragis dalam Wonder Wheel

Meski banyak kritikus film yang mengeluhkan monolog Kate Winslet yang panjang dan berbelit, hal tersebut seakan memperkuat karakter Ginny yang kontemplatif hingga dirinya terjatuh dalam melankolia. Susana dramatis dan ketegangan perlahan timbul sejak Carolina, diperankan oleh aktris berbakat Juno Temple yang sayangnya masih kurang tersohor meski tak kalah berkualitas untuk bermain sejajar Kate Winslet maupun Justin Timberlake. Carolina sendiri merupakan perempuan muda berusia 26 tahun, anak dari Humpty dari pernikahan sebelumnya. Kisah pelarian Carolina dari kawanan gangster bekas suaminya tersebut nampaknya berakhir setekah dirinya memutuskan untuk berlindung di rumah sang ayah, humpty.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ada Apa di Balik Film Keluarga Tak Kasat Mata?

Carolina nampak kembali mendapatkan hidup damai setelah menemani Ginny sebagai pelayan di Ruby’s Clam House dan berlindung dari kejaran para gangster. Sayangnya, kisah drama romantis dan kriminal bertajuk Wonder Wheel baru saja dimulai. Kisah tentang Ginny yang memiliki riwayat histeria dan merasa sebagai damsel in distress awalnya merasa terselamatkan dengan kehadiran Mickey yang menyelamatkannya dari kehancuran eksistensi dan mengembalikan kepribadian sejatinya sebagai seniman peran. Kisah perselingkuhan keduanya tak lagi berjalan manis ketika Carolina justru jatuh hati kepada Mickey yang pretensius.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Knight Kris: Dari Kaesang Sampai Dubber Doraemon

Berbagai hal klise seakan mewarnai film yang disutradarai oleh Woode Allen ini, mulai dari Mickey yang pada akhirnya kasmaran kepada Carolina. Belum lagi akhir hidup Ginny yang mengejutkan sekaligus sangat mudah ditebak oleh penonton. Akankah kualitas akting Kate Winslet dan Justin Timberlake terbayar dengan kesuksesan Wonder Wheel yang baru akan tayang pada 1 Desember 2017? Lewat beragam pengalaman penyutradaraan Woody Alen yang sudah tak diragukan lagi, sosok Ginny menjadi pusat jalan cerita sekaligus ke sosok individu Ginny yang dibuat sedemikian dramatiss.  Keluhan sakit kepala sebelah yang sering dialami Ginny seakan menjadi pa (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE