Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya! | Breaktime
Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya!
28.02.2017

Kemitraan di antara Pixar dan Disney berhasil mencetak rekor box office, meraih puluhan penghargaan dan menarik banyak penggemar dari berbagai usia, mulai anak-anak dan tak ketinggalan orang dewasa, B’timers. Pixar dan Disney memang berhasil memasukkan ramuan yang dapat menarik perhatian para penonton dari berbagai belahan dunia.

Namun sayangnya Pixat ternyata bukanlah perusahaan yang menyukai anak-anak, lho, B’timers. Salah satunya adalah denga menyertakan maksud maupun tujuan terpendam di setiap film mereka. Dan ini cukup serius untuk sekedar film anak-anak, lho. Untuk Anda yang tidak percaya dengan fakta tersebut, di bawah ini adalah bukti jika Pixar tak menyukai anak-anak, B’timers!

Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya! | Breaktime
Di balik kisah mereka ada arti tersembunyi. Photo by google. com

Secara tersembunyi, Up mengungkapkan, anak-anak merupakan sumber dari ketidakbahadiaan, bahkan sekalipun Anda tidak memiliki seorang anakpun, B’timers. Anda akan langsung dibuat terpesona dengan animasi yang satu ini. Dibuka dengan adegan yang begitu indah, Up menawarkan cerita sederhana yang memilukan. Namun di balik kisah karakternya, Pixar mengatakan anak-anak adalah sumber kesedihan.

Dan animasi WALL-E membawa pesan tersembunyi, jika kekanakan adalah kehancuran kemanusiaan di dunia, B’timers. Di dalam animasi yang hanya menyertakan sedikit sekali percakapan ini, Anda akan bisa menangkap betapa mengerikannya nasib manusia di masa yang akan datang dengan kehancuran dunia. Robot di dalamnya adalah peran pengganti orangtua, sementara orang-orang gendut adalah anak-anak.

Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya! | Breaktime
“Lari, Woody! Lari dan selamatkan dirimu!” Photo by google.com

Animasi yang paling ditunggu kelanjutan sekuelnya tahun mendatang adalah Toy Story. Namun tahukah Anda jika ternyata film Pixar ini menyimpan maksud, bahwa semua akan-anak yang nakal pantas dapat hukuman? Hal ini dapat Anda lihat dari Toy Story yang pertama. Meski anak-anak yang menjadi tokoh utama di sini, namun dalam salah satu adegan di dalamnya menunjukkan jika anak nakal harus dihukum.

Masih ingat dengan kisah ketika Dory memulai petualangan pertamanya dalam animasi Finding Nemo, B’timers? Di sini anak-anak adalah psikopat dan mereka membuat orang dewasa tampak bodoh hanya dengan berdekatan dengan mereka. Jika Anda lebih seksama memperhatikan karakter gadis muda asal Australia di sini, maka Anda akan menemukan kemiripannya dengan Sid dari animasi besar, Toys Story.

Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya! | Breaktime
“Hey, Sullivan, Boo, bukan benda beracun!” Photo by google.com

Wah, apa jadinya saat anak-anak diberikan izin untuk keluar ke tempat umum, B’timers? Pada Monster, Inc. menunjukkan bahwa anak-anak dilarang untuk keluar ke tempat umum, lho. Karakter anak berusia di bawah 5 tahun yang secara tidak sengaja masuk ke dimensi lain, dunia para monster dianggap sebagai benda beracun yang harus dihindari. Padahal saat menonton kita dibuat tertawa karena aksi lucunya.

Brave yang diungkapkan merupakan animasi yang sangat menginspirasi, ternyata menyimpan arti yang tersembunyi di dalamnya, lho. Pada animasi Brave, kita diajak percaya, bahwa anak-anak kebal terhadap konsekuensi dan hukuman non fisik, B’timers. Di saat ibu Merida perlahan berubah menjadi beruang liar yang memiliki kekuatan merusak, ketiga saudara lelaki Merida justru aman dari mantra mengerikan itu.

Pixar Tidak Suka dengan Anak-anak? Ini Buktinya! | Breaktime
Ketika anak-anak tak lebih dari hewan peliharaan. Photo by google.com

The Good Dinosaur, meski dari judulnya kita mendapatkan suasana hati yang menyenangkan, padahal di dalamnya tersimpan makna tersembunyi yang mengungkapkan bahwa, anak-anak lebih mirip binatang jika dibandingkan dengan manusia, B’timers. Hal ini bisa Anda saksikan ketika mengikuti perjalanan dari Arlo, sang dinosaurus yang baik hati dengan anak dari seorang manusia yang digambarkan dengan liar.

Nah, itulah beberapa bukti jika ternyata Pixar tidak terlalu menyukai anak-anak, B’timers. (NO)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE