Menjelajah Berbagai Dimensi Kehidupan dalam Cloud Atlas | Breaktime
Menjelajah Berbagai Dimensi Kehidupan dalam Cloud Atlas
25.05.2015

Film romantis yang mengharu biru? Sudah biasa. Film action yang penuh adegan baku tembak dan ledakan? Lewat, deh! Waktunya kita menonton throwback movie yang super smart plus menyiratkan begitu banyak pesan di dalamnya. Diadaptasi dari novel, film yang satu ini benar-benar jaw-dropping dan memberi serentet kejutan mulai detik awal hingga detik akhir film, B’timers.

Ya, Cloud Atlas yang diangkat dari novel best-selling merupakan film bergenre drama dan sci-fi, mengisahkan hubungan erat antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dipercayakan kepada sutradara piawai Tom Tykwer, Andy Wachowski dan Lana Wachowski, film ini mengusung tagline “Everything is connected”.

Cloud Atlas menceritakan hubungan antara banyak hal dan banyak orang di masa lampau dan masa depan, secara random namun ada benang merah tak terlihat yang sebenarnya menghubungkan semuanya.

Mulai dari catatan harian tentang pelayaran samudera Pasifik pada tahun 1849, surat-surat dari seorang komposer kepada pemujanya, sebuah thriller tentang pembunuhan dalam konspirasi nuklir, cerita jenaka tentang seorang penerbit di panti jompo, kisah wanita kloning yang rebellious di negeri Korea yang futuristik, sampai dongeng tentang suku post-apocalyptic yang menempati Hawaii.

Film ini menceritakan segala tindakan yang dilakukan sejumlah individu dalam kehidupannya, dan bagaimana hal tersebut menjadi konsekuensi yang saling berpengaruh dalam kehidupan satu sama lain, melewati dimensi waktu di masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Berbumbu action, misteri dan romance, Cloud Atlas mengemas cerita dalam satu paket komplit yang bikin mind-blowing.

Yang bikin mencengangkan lagi, setiap tokoh dalam film ini memerankan sejumlah karakter berbeda sesuai jalan cerita yang menembus waktu. Jadi, satu orang bisa memerankan enam sampai tujuh karakter dalam satu film! Can you imagine how smart it is? Meski film garapan Warner Bros ini tergolong sedikit lawas dan telah dirilis pada 26 Oktober 2012 lalu, pencapaian gemilangnya membuat kita wajib menontonnya kembali.

Cloud Atlas sukses menyabet 16 awards dan 1 nominasi Golden Globe, serta 65 nominasi dari berbagai award lainnya. Film ini mengandalkan Eropa untuk settingnya, di mana lokasi syuting berada di Spanyol, Inggris dan Jerman. Bertabur aktor dan aktris top dunia, B’timers tentu tak ingin melewatkan throwback movie yang satu ini!

Share This Article