Menang CFF 2016, Film Prenjak Harumkan Indonesia | Breaktime
Menang di CFF 2016, Film ‘Prenjak’ Harumkan Indonesia
25.05.2016

Indonesia baru saja mengharu biru karena kabar baik dari Prancis. Salah satu sineas film pendek asal Yogyakarta, Wregas Bhanuteja, mengikutsertakan film pendeknya dalam Cannes Film Festival (CFF) 2016 dan berhasil menang sebagai film terbaik dalam kategori penghargaan Le Prix Découverte Leica Cine.

Film Prenjak yang bercerita tentang kisah perempuan era ‘80-an yang menjual korek api seharga Rp 10 ribu dan sang pembeli boleh mengintip bagian tubuhnya yang paling intim. Saat ditanya soal perasaannya berhasil menang di festival film bergengsi tersebut, Wregas mengaku sangat senang dan berjanji akan membuat film-film terbaik di kemudian hari.

“Sungguh tak menyangangka,” kata Wregas kegirangan saat diwawancarai wartawan BBC Indonesia. “Saya merasa bahwa ini adalah energi yang sangat besar sekali bagi saya. Saya berharap agar api ini tetap menyala. Nantinya ketika saya pulang ke Indonesia, saya akan mulai membuat film lagi dan lagi.”

Menang CFF 2016, Film Prenjak Harumkan Indonesia | Breaktime
Kebahagiaan Wregas cs saat mengumumkan kemenangannya

Film berdurasi 12 menit ini memang sudah mendapat pujian sejak awal oleh Direktur Artistik, Charles Tesson, “Sebuah film dengan kedalaman puitis yang mengejutkan. Prenjak karya Wregas Bhanuteja ini adalah film yang kelam dan bengal, tentang bagaimana mencari nafkah itu sama harganya dengan sekedar permainan korek api," pujinya.

Sementara itu, ‘Prenjak’ mengalahkan 9 film unggulan lainnya di seluruh dunia seperti Arnie karya Rina B. Tsou (Taiwan-Filipina), Ascensão (Pedro Peralta, Portugal), Campo de víboras (Cristèle Alves Meira, Portugal), Delusion Is Redemption to Those in Distress (Fellipe Fernandes, Brasil), L’Enfance d’un chef (Antoine de Bary, Prancis), Limbo (Konstantina Kotzamani, Yunani), Le Soldat vierge (Erwan Le Duc, Prancis), Oh What a Wonderful Feeling (François Jaros, Kanada) dan Superbia (Luca Tóth, Hungaria).

Wah, selamat ya buat tim ‘Prenjak’! Semoga sineas-sineas muda lainnya segera menyusul! (nap)

Share This Article