Little Boy, Kisah Cinta Mengharukan Seorang Anak Terhadap Ayahnya | Breaktime
Little Boy, Kisah Cinta Mengharukan Seorang Anak Terhadap Ayahnya
22.04.2015

Apa yang B’timers rasakan jika seseorang yang dicintai harus pergi ke medan perang demi mengemban tugas negara? Terlebih lagi, jika ia adalah sosok seorang ayah yang menjadi idola dan panutan keluarga. Tentu berjuta hal langsung terlintas di benak Anda, menyadari bahwa sang ayah mungkin pergi dan takkan kembali.

Itulah kisah yang diangkat sutradara kawakan Alejandro Monteverde dalam film besutannya, “Little Boy”. Film berdurasi 100 menit ini menceritakan kisah seorang anak laki-laki yang bersedia melakukan apa saja agar ayahnya kembali dari Perang Dunia II dalam keadaan hidup. Sarat dengan nuansa emosional dan akting memukau, film ini menyuguhkan kisah yang begitu megharukan.

Little Boy akan membuka mata Anda dan menunjukkan betapa dalam cinta dan ikatan batin yang bisa dimiliki seorang ayah terhadap anaknya dan sebaliknya. Mengambil latar belakang tahun 1940-an, film ini menceritakan kisah klasik tentang keajaiban yang “tercipta” dari sudut pandang seorang anak laki-laki berusia 8 tahun.

Pada masa itu, meletus Perang Dunia II yang mengharuskan ayah Pepper, Flint Busbee, ikut pergi berperang. Pepper merasa tidak adil dengan keputusan ayahnya, namun ia tak bisa berbuat apa-apa dan harus melepas ayahnya pergi. Sepanjang waktu menunggu ayahnya pulang, Pepper berusaha keras “menciptakan” keajaiban agar ayahnya segera kembali dengan selamat.

Meski penuh haru, film ini dikemas cerdas dengan diberi bumbu komedi di dalamnya. Penonton akan dibawa masuk ke dunia si kecil Pepper yang menjungkirbalikkan perasaan dan memunculkan semua emosi serta ekspresi mulai dari tawa hingga tangis.

Little Boy sendiri mengambil lokasi syuting di Meksiko. Diproduseri oleh Metanoia Films dan Santa Fé Films, film ini akan tayang perdana tanggal 24 April 2015 esok! Dibintangi Jakob Salvati yang memerankan tokoh utama dengan brilian serta nominator Academy Awards Emily Watson dan Tom Wilkinson, membuat film satu ini semakin sempurna.

Penasaran bagaimana film ini bisa “menyentuh” perasaan B’timers? Saksikan trailer-nya, ya!

Share This Article