Kisah Pencarian Masa Lalu di Film Biografi Lion | Breaktime
Kisah Pencarian Masa Lalu di Film Biografi Lion
08.10.2017

Film yang diangkat dari kisah nyata memang selalu memberikan kenikmatan tersendiri bagi siapapun yang menyaksikan. Dengan akting menawan para pemeran film dan kisah cerita yang menginspirasi, film biografi juga memberikan pandangan baru mengenai kisah hidup seseorang yang inspiratif dan penuh penuh perjuangan. Berbeda dari membaca kisah biografi, menyaksikan film biografi dijamin akan membuat B’timers terhanyut dengan jalan ceritanya, apalagi didukung dengan sinematografi unggul dan akting kualitas dunia.

Pertama kali dirilis di Festival Film Internasional Toronto pada 10 September 2016, Lion merupakan film biografi yang diangkat dari kisah nyata Saroo Bierley yang dituliskan dalam buku non-fiksi bertajuk A Long Way Home. Film dan buku tersebut sama-sama mengisahkan perjalanan hidup Saroo, seorang bocah India yang tak sengaja terbawa kereta api dan terpisah dari keluarganya saat ia masih berusia 5 tahun. Setelah berhari-hari berada di kereta api dan terlunta-lunta di Kalkuta yang asing baginya terutama karena Saroo tak memahami bahasa Bengali yang digunakan masyarakat setempat, Saroo harus menyelamatkan diri dari beberapa orang yang berniat jahat padanya.

Saroo kemudian terdampar di panti asuhan setelah 2 bulan hidup menggelandang, hingga diadopsi oleh sepasang suami-istri Sue dan John Brierley yang membawanya tinggal bersama mereka di Tasmania, Australia. Kejadian traumatis di masa kecil Saroo tersebut perlahan menghilang dengan pengasuhan penuh kasih sayang orang tua angkatnya tersebut. 25 tahun kemudian, Saroo mengalami kilas balik ingatan akan masa kecilnya bersama keluarga aslinya di India setelah terpicu oleh sajian manisan ala Indian yang dinikmatinya bersama sekelompok teman-temannya yang asli India.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rayakan Halloween dengan Film Horor Feminis
Kisah Pencarian Masa Lalu di Film Biografi Lion | Breaktime
Sosok asli Saroo Brierley dan orang tua angkatnya

Setelah mengaku bahwa dirinya diadopsi, salah seorang teman Indianya kemudian menyarankan Saroo untuk mencari tahu keberadaan keluarga aslinya menggunakan Google Search, apalagi setelah Saroo menceritakan beberapa potong memori mengenai lingkungan tempat tinggalnya semasa kecil. Meski sudah bisa ditebak bahwa pada akhirnya Saroo bisa menemukan keluarga aslinya, film biografi Lion tetaplah menggetarkan siapa yang menyaksikan. Hati B’timers akan tercuri sejak pertama kali teknik sinematografi film Lion ini menampilkan sosok kecil Saroo yang terlihat menyedihkan dan tak berdaya saat mencari kakaknya di stasiun di gelapnya malam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Romantisme Survival di The Mountain Between Us

Tentu saja, hampir setiap film memiliki kelemahan masing-masing, demikian juga dengan Lion. Kekuatan jalan cerita film ini nampak lemah ketika di bagian pertengahan pertama film, tepatnya ketika karakter Saroo mengalami kilas balik mengenai masa kecilnya. Penggunaan melodi piano yang berlebihan dan tempo yang cenderung lambat membuat film Lion terasa membosankan, meski kelemahan tersebut hanya berlangsung sementara. B’timers akan kembali dihanyutkan seiring dengan fluktuasi emosi yang dirasakan para pemeran film Lion, mulai dari akting menawan Dev Patel dalam memerankan Saroo yang tak siap dengan apa yang menantinya di tanah kelahirannya hingga hubungan romansa Saroo dan kekasihnya yang mengalami kerenggangan akibat perhatian Saroo yang terpecah antara pencarian Google yang dilakukannya. Tak ketinggalan, akting Nicole Kidman sebagai Sue Brierley yang tampak memukau sebagai sosok ibu angkat Saroo.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Alasan Kenapa My Little Pony Sangat Ditunggu!

Meski film biografi ini merupakan karya debut Garth Davis sebagai sutradara, setelah sebelumnya berkutat dalam produksi iklan dan televisi, nyatanya Lion mampu merebut perhatian para pengunjung bioskop hingga meraih pendapatan spektakuler dan menjadi nominasi dalam empat kategori piala Oscar dan memenangkan dua kategori dalam ajang BAFTA. Lion membuktikan bahwa film biografi dan drama tak selamanya dikisahkan secara mengharu-biru dan berujung klise. Penasaran menyaksikan perjuangan pencarian keluarga asli Saroo yang diangkat dari kisah nyata ini? (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE