Kisah Pembunuhan Leon Trotsky, dalam The Chosen | Breaktime
Kisah Pembunuhan Leon Trotsky, dalam The Chosen
29.08.2016

Untuk Anda penggemar film yang diadaptasi dari kisah nyata, The Chosen patut ditunggu, nih, B’timers. Film dengan naskah yang ditulis serta disutradarai oleh Antonio Chavarrias ini akan membawa sejumlah nama seperti Hannah Murray, Alfonso Herrera, Julian Sands dan Henry Goodman. Mengambil latar belakang Meksiko, kisah pembunuhan Leon Trotsky akan ditampilkan di depan Anda, B’timers.

Kisah Pembunuhan Leon Trotsky, dalam The Chosen | Breaktime
Para pemain beserta sang sutradara

Kisah di balik kasus pembunuhan terkenal revolusioner Rusia

Suasana tahun 1940-an akan langsung terasa di awal film. Pengambilan gambar dimulai sejak bulan April tahun lalu, di Xochimilco dan Coyoacan, Mexico City. Aktor Meksiko, Alfonso Herrera akan memerankan Mercader. Sementara aktor Inggris, Henry Goodman sebagai Trotsky. Sedangkan Hannah Murray dapat peran sebagai kekasih Mercader.

Antonio, sang sutradara, sekaligus penulis naskah, menuangkan seluruh keahliannya demi The Chosen yang merupakan film tentang pembunuhan dari revolusioner terkenal Rusia, Leon Trotsky pada tahun. Namun film akan fokus pada sang pembunuh, yaitu Ramon Mercader, seorang agen Soviet-Spanyol yang membunuh sang Marxis dengan sebuah pemecah es.

Baca juga : DISORDER, DRAMA THRILLER YANG DIPENUHI KETEGANGAN

Curahan hati sang sutradara mengenai karyanya, The Chosen

Seperti yang diungkapkan Chavarrias, bahwa cerita dari film ini akan penuh intrik. Semuanya ini adalah kisah pengkhianatan. Bagaimana seorang pria bisa mengkhianati wanita yang telah mempersembahkan tubuh dan jiwanya. Kisah ini benar-benar sugestif yang semakin menambah kekompleksan plot di cerita. Yang bikin semakin menarik, karena pengawal pribadi Trotsky tidak berpikir polisi Meksiko bersalah.

Nah, untuk semua penggemar kisah sejarah yang memerlukan pemikiran, jangan lewatkan The Chosen, film dengan anggaran sekitar 7,8 juta dollar ini mendapat panggilan dari Antonio Chavarrias sebagai “a fascinating tale”. Tapi harap bersabar, ya, B’timers? (NO)

Share This Article