Isu Rasisme yang Jadi Bumerang dalam Suburbicon | Breaktime
Isu Rasisme yang Jadi Bumerang dalam Suburbicon
22.10.2017

Apa jadinya ketika 2 gagasan film berbeda dibenturkan dalam satu film layar lebar? Disutradarai oleh George Clooney dan asisten penulis naskah Grant Heslov, serta penulis naskah asli film 2 bersaudara Oscar Coen dan Ethan Coen. Film bergenre American crime comedy ini rencananya akan memulai penayangan perdana pada 27 Oktober 2017 nanti. Film ini menyoroti kehidupan rumah tangga seorang suami bernama Gardner Lodge (diperankan oleh Matt Damon) dan istrinya Rose (diperankan oleh Julianne Moore) yang duduk di kursi roda karena pernah menjadi korban kecelakaan mobil, serta anak mereka Nicky (Noah Jupe). Kehidupan keluarga yang nampak ideal tersebut mulai berantakan ketika sang ibu tewas setelah suatu tragedi perampokan.

Film besutan George Clooney ini sebenarnya menyimpan potensi menjadi film satir yang mengangkat isu rasisme Amerika tahun 1950-an, yang masih menjadi isu hangat hingga saat ini. Tentu saja, popularitas film bertema rasis akan semakin meroket dengan sosok Donald Trump, Presien Amerika Serikat yang jelas sekali mendukung white supremacy serta peristiwa kerusuhan di Charlottesvile, negara bagian Virginia, Amerika Serikat baru-baru ini. Sayangnya, isu rasisme tak sepenuhnya diangkat dan dijadikan sorotan utama dalam Suburbicon. Film yang terinspirasi dari kisah nyata kericuhan di kawasan Levittown, Pennsylvania setelah kedatangan keluarga kulit hitam Myers ke lingkungan hunian kulit putih tersebut.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bangkitnya Kembali Teror Jigsaw di Akhir Oktober

Adegan pembuka film ini digambarkan sebagai video promo area hunian Suburbicon yang dibanggakan sebagai suatu kawasan percampuran keberagaman Amerika. Nyatanya, kawasan tersebut didominasi oleh typical keluarga kulit putih kelas menengah era 1950-an yang nampak terlalu sempurna hingga cenderung mencurigakan. Tagline film “where your problems disappear” seakan hendak menggarisbawahi kekacauan yang mengancam kawasan hunian ini di balik suasana neighborhood nan tenang, dengan berbagai identik dan halaman rumput yang tertata rapi. 

Isu Rasisme yang Jadi Bumerang dalam Suburbicon | Breaktime
Matt Damon dan Julianne Moore sebagai pasangan di Suburbicon

Pada malam yang sama ketika keluarga Lodge mengalami serangan perampokan itulah, sebuah keluarga kulit putih pindah ke kawasan tersebut dan baru diketahui warga setempat keesokan paginya. Banyaknya kepalsuan yang disoroti dalam berbagai film ini, seperti sosok Gardner Lodge yang nampak tak terguncang sama sekali dengan kematian istrinya, para tetangga yang berusaha menyampaikan belasungkawa meski cukup canggung, hingga kabar mengejutkan mengenai kepindahan keluarga kulit hitam tersebut.

Isu Rasisme yang Jadi Bumerang dalam Suburbicon | Breaktime
Sosok asli Daisy dan William Myers yang menginspirasi keluarga kulit hitam dalam Suburbicon

Sejauh apakah isu rasisme dikupas dalam film Suburbicon? Hampir tak ada sama sekali, demikian ujar beberapa kritikus film yang beruntung menghadiri premiere film ini pada 2 September 2017 kemarin di ajang Festival Film Internasional Venesia. Keluarga kulit hitam tersebut bahkan sangat jarang terlihat di layar bioskop, kecuali dalam beberapa adegan terbatas seperti ketika seorang peetugas pengantar surat mengira sang nyonya kulit hitam merupakan pembantu rumah tangga, ketika Nyonya Myers dilarang ebrbelanja di toko setempat, hingga terjadinya riot dari warga setempat jyang meneror rumah keluarga kulit hitam tersebut.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
67 Hantu Gentayangan di Mereka yang Tak Terlihat

Lalu adakah keterkaitan antara keluarga kulit hitam itu dengan tragedi yang menimpa keluarga Lodge? Hampir tak ada sama sekali, kecuali kedua peristiwa tersebut memang sengaja disandingkan sang sutradara secara tak berkaitan. Keluarga kulit hitam tersebut sama sekali tak terganggu dengan perlakuan rasis para tetangganya, demikian juga dengan Gardner Lodge yang nampak sibuk dengan rencana misteriusnya sendiri hingga seakan tak sadar akan keberadaan keluarga kulit hitam tersebut. Cukup ironis bukn, B’timers? Apalagi mengingat bahwa anaknya, Nicky, berteman cukup dekat dengan sang anak kulit hitam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Suara Emas Sosok Ibu Dalam Pengabdi Setan!

Tak hanya jalan cerita yang menyimpang dari premis yang diharapkan bisa cukup menjual, Suburbicon juga sangat banyak mengecewakan terutama dengan kehadiran para bintang Hollywood sekelas Matt Damon dan Julianne Moore yang selama ini selalu cemerlang dalam setiap peran yang mereka mainkan. Satu-satunya aktor yang dianggap bermain cukup memukau dalam film Suburbicon ini ialah Oscar Isaac yang berperan sebagai seorang penyelidik urusan asuransi yang seakan meniupkan harapan baru ke dalam film yang hampir tak bernyawa ini. Tentu saja, kritikus film bisa saja salah dan popularitas film akan bergantung sepenuhnya kepada tanggapan mayoritas penonton. Tunggu saja, apakah sekumpulan premis megah dalam film Suburbicon akan tergambarkan dengan cukup memuaskan nantinya? (dee) 



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE