Indonesia Rayakan Hari Film, Ini Harapan Netizen | Breaktime
Indonesia Rayakan Hari Film, Ini Harapan Netizen
30.03.2016

Indonesia saat ini memang sedang gencar-gencarnya memproduksi film-film berkualitas. Beberapa tahun terakhir ini, film karya sineas Tanah Air mulai dilirik dan diakui oleh penikmat film internasional. Sebut saja The Raid yang diproduksi ulang di Hollywood, Battle of Surabaya film animasi yang diminati Disney, Badoet film horor thriller yang dibedah oleh penikmat film horor Amerika, film-film Joko Anwar yang tayang di berbagai festival film dunia dan lain-lain.

Hari ini, 30 Maret, diperingati sebagai Hari Film Nasional. Merasa peduli dengan perkembangan dan kemajuan film di Bumi Pertiwi, netizen pun mengungkapkan harapannya untuk film-film Indonesia di Twitter. Lantas apa saja harapan mereka?

Sineas muda lebih berkarya

Masyarakat Indonesia kini mulai cermat dalam menilai kualitas film. Apalagi film karya sineas muda Indonesia. Memang, saat ini tak sedikit insan perfilman Indonesia yang muda dan berbakat seperti Angga Dwimas Sasongko yang berhasil menelurkan film Filosofi Kopi dan membawa nama harum bangsa Indonesia di ranah internasional. Jika satu pemuda berhasil menggebrak dunia, bagaimana dengan ribuan pemuda lainnya yang turut bergabung?

Lebih mencintai film Indonesia

Indonesia seperti dibombardir oleh film-film produksi Hollywood yang tak pernah tak diminati. Bioskop-bioskop Indonesia juga sepertinya menampung semua film Hollywood yang masuk hingga film Indonesia justru ‘kehilangan tempat’. Intinya, masyarakat ingin Indonesia menjadi tuan rumah untuk film-film produksi dalam negeri sendiri.

Indonesia Rayakan Hari Film, Ini Harapan Netizen | Breaktime
Semoga Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri

Rindu film Indonesia yang inspiratif dan edukatif

Ya, film Indonesia memang semakin membaik dari tahun ke tahun. Sayangnya, produksi film oleh sineas Tanah Air masih seputar cinta dan romansa. Kurangnya film yang edukatif dan inspiratif membuat netizen menyeru pada insan-insan perfilman Indonesia untuk lebih peduli pendidikan.

Perbanyak produksi film anak

Apakah anak-anak perlu film? Tentu saja! Film bisa berpengaruh besar pada pembentukan karakter. Karena itu kita memerlukan film yang baik untuk anak-anak, generasi muda Indonesia. Meski imajinatif, sejauh ini film anak di Indonesia terkadang kurang masuk akal. Bisa jadi justru membuat anak-anak melakukan hal-hal yang kurang pantas dan bahkan sama sekali buruk.

Indonesia Rayakan Hari Film, Ini Harapan Netizen | Breaktime
Film edukatif dibutuhkan masyarakat Indonesia

Hapuskan film panas berkedok horor

Yups, perfilman Indonesia pernah mendapat predikat buruk dari masyarakatnya sendiri akibat film ‘panas’ yang berkedok pada film horor. Dulu, film horor produksi sineas Tanah Air banyak menonjolkan sisi sensualitas yang sebenarnya tak relevan dengan film bertema hantu menyeramkan. Untungnya, produksi film ini sudah sedikit berkurang. Harapan masyarakat, semoga film horor seperti ini sama sekali hilang dari peredaran.

Kalau Anda, apa harapan Anda untuk film Indonesia, B’timers? (nap)

Share This Article