Google Doodle: Persembahan Untuk Legenda Film | Breaktime
Google Doodle: Persembahan Untuk Legenda Film
28.08.2017

Hari ini, Senin (28/8/2017) laman utama pencarian Google lagi-lagi menampilkan ilustrasi black and white seorang pria bertopi. Ini dikenal dengan Google Doodle. Siapakah sosok yang sekarang menjadi Google Doodle? Dialah James Wong Howe. B’timers pasti jarang mendengar nama ini atau bahkan tidak pernah?

James Wong Howe adalah seorang sinematografer Amerika yang lahir pada 28 Agustus 1899. Dia adalah seorang keturunan China. Meski berdarah Asia, nyatanya Howe mampu masuk dalam jajaran sinematografer paling berpengaruh menurut International Cinematographers Guild. Sayangnya Howe meninggal pada 12 Juli 1976. Sebagai penghormatan, Google merayakan ulang tahun sang legenda dengan membuatkannya Google Doodle. Nah, Anda harus mengenal lebih jauh sosok yang satu ini. Kehidupannya begitu menarik untuk ditelisik.

Google Doodle: Persembahan Untuk Legenda Film | Breaktime
James Wong Howe
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
The Office: TV Series Layak Tonton Bagi aryawan Kantor

Meski ia lahir di China, masa kecilnya cukup tak menyenangkan. Pada tahun 1904, Howe saat itu berusia 5 tahun, harus pindah ke Washington untuk menyusul sang ayah yang bermigrasi dan bekerja di Pasco. Ayahnya kemudian membuka sebuah toko. Kehidupan keluarga ini mengalami diskriminasi yang cukup berat, karena pada masa itu rasisme melingkupi masyarakat dunia. Sampai akhirnya Howe harus sering memberikan permen dari toko keluarganya untuk bisa bermain dengan anak-anak di sekitarnya.

Howe mendapatkan kamera pertamanya ketika ia berusia 12 tahun. Ia mendapatkan Kodak Brownie dari Pasco Drug. Setelah ayahnya meninggal, Howe pindah ke Oregon dan hidup dengan pamannya. Ia mengawali karir menjadi seorang petinju profesional kelas berat. Setelah itu, ia kembali pindah ke San Fransisco dengan tujuan untuk bergabung dengan sekolah penerbangan di LA.

Namun, ide gilanya itu tidak pernah terjadi. Howe justru bekerja menjadi seorang delivery boy fotografer komersil. Sayangnya ia dipecat, karena ketahuan membuat foto paspor untuk temannya di kamar gelap. Sampai akhirnya ia bertemu dengan rekan tinjunya yang sedang shooting untuk Mack Sennett. Ketika ia masuk dunia perfilman, pertama diangkat sebagai seorang kurir dan pemungut sampah di cutting room studio. 

Google Doodle: Persembahan Untuk Legenda Film | Breaktime
James Wong Howe bersama para bintang film
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Film Horor Asia Terseram di Dunia Bikin Merinding

Sepanjang karirnya, Howe menggunakan teknik pencahayaan, framing, dan kamera dengan pergerakan minimal sebagai ekspresi emosi. Tanpa sengaja, ia pun menemukan cara memasukkan nuansa warna dalam film hitam putih.

Howe juga menjadi seorang pioner pemakaian lensa bersudut pandang lebar atau yang dikenal dalam istilah fotografi adalah wide angle. Tak cukup hanya itu, prestasi lainnya adalah menjadi orang pertama yang memakai crab dolly, yang merupakan dudukan kamera dengan empat penyangga untuk memuluskan pergerakan horizontal saat merekam gambar.

Ia sepertinya tak mudah puas dengan prestasi yang diraih. Howe juga dikenal sebagai orang pertama yang memakai teknik deep focus dalam sinematografi. Teknik yang satu ini membuat gambar yang direkam akan berada dalam keadaan fokus yang baik, dari sisi foreground dan background. 

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Logan Lucky yang Tak Seberuntung Namanya

Sepanjang hidupnya, ia sukses memproduksi lebih dari 130 film. Nah, penasaran kan dengan film-film yang pernah dibuat Howe. Para movie lovers pasti sudah ada yang nonton salah satunya, nih. Pertama adalah Algiers yang dirilis pada 1938. Ini merupakan film drama Amerika yang dibintangi oleh Charles Boyer, Sigrid Gurie, dan Hedy Lamarr. Selanjutnya adalah Abe Lincoln in Illinois yang dirilis pada tahun 1940. Film biografi ini mengisahkan tentang kehidupan Presiden AS, Abraham Lincoln. Film-film lainnya nggak kalah populer, seperti The Rose Tattoo, The Old Man and the Sea, Hud, dan masih banyak lagi.

Selamat ulang tahun James Wong Howe. Meski kini kau telah tiada, dedikasimu terhadap dunia film akan terus menginspirasi para penerusmu di masa depan. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE